Jumat, 23 Oktober 2026
22:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Takur tohtor

Takur tohtor

spesies burung

Bagikan:
Burung Takur Tohtor
250px-Flame-fronted_Barbet_%28Megalaima_armillaris_armillaris%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Megalaimidae
Genus:
Megalaimidae
Spesies:
M. armillaris
Nama binomial
Megalaima armillaris
(Temminck, 1821)
Artikel takson sembarang

Burung Takur Tohtor (Megalaima armillaris) adalah spesies burung takur (Megalaima) yang endemik Indonesia.

Deskripsi

Tubuh takur tohtor berukuran sedang (20 cm). Hampir seluruh tubuhnya ditutupi bulu berwarna hijau. Di bagian dadanya terdapat garis kuning-jingga melintang dan bagian dahinya berwarna kuning-jingga. Mahkota bagian belakang biru. Kadang garis pada dada mengecil menjadi dua bercak bulat. Iris berwarna coklat, paruh hitam dan bagian kaki berwarna biru. Burung ini sering berbaur dengan burung lain pada pohon buah-buahan. Makanan burung takur tohtor adalah buah-buahan, Ficus, biji-bijian, dan serangga. Sarang berupa lapisan serpihan kayu, pada lubang di pohon tinggi. Telur berwarna putih dengan jumlah 2 butir. Burung takur tohtor berkembangbiak pada bulan April, Mei, dan Desember.[1]

Persebaran

Hutan primer, tepi hutan. Tersebar sampai ketinggian 2.500 mdpl di Jawa, Bali.

Catatan Kaki

  1. ↑ "Takur tohtor (Megalaima armillaris)". 2 Juni 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-09-18. Diakses tanggal 2012-07-02.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan