Rabu, 04 November 2026
00:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Tabrakan kereta api Langen 2011

kecelakaan kereta api di Indonesia tahun 2011

Bagikan:
tabrakan kereta api Banjar 2011
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Tabrakan_kereta_api_Langen_2011&revid=26267335&groups=_e4dec6d8438f0bef6597367aeb7e55aea54ba101&parser=parsoid
Perincian
Tanggal28 Januari 2011;15 tahun lalu (2011-01-28)
02.00 WIB
LetakStasiun Langen, Kota Banjar
NegaraIndonesia
OperatorPT Kereta Api Indonesia
Jenis kecelakaanKA Mutiara Selatan menabrak KA Kutojaya Selatan
PenyebabKesalahan manusia (perkiraan, namun masih dalam penyelidikan)[1]
Statistik
Kereta api2
Meninggal dunia3[2]
Luka-luka26[3]

Tabrakan kereta api Langen 2011 adalah sebuah kecelakaan yang menimpa KA Mutiara Selatan jurusan Bandung-Surabaya Gubeng menabrak KA Kutojaya Selatan jurusan Kutoarjo-Kiaracondong pada 28 Januari 2011 yang diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB yang terjadi di Stasiun Langen, Kota Banjar.[4]

Kecelakaan

Kecelakaan ini terjadi ketika kereta api Kutojaya Selatan sedang berhenti di Stasiun Langensari, Kota Banjar, ditabrak Kereta api Mutiara Selatan (Kesalahan PPKA tidak dikendalikan Jalur Kereta api Penyebabkan KA Mutiara Selatan salah masuk Jalur 3 seharusnya Masuk Jalur 2), setelah kejadian kecelakaan polisi memeriksa kedua masinis kereta api.[1] Petugas investigasi kecelakaan telah mencari penyebab teknis kecelakaan yang diperkirakan memakan waktu tiga bulan untuk investigasi.[5]

Evakuasi

Proses evakuasi dilaksanakan oleh anggota TNI dibantu oleh warga sekitar. Korban tewas dan luka berat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Banjar dan korban luka ringan dibawa ke puskesmas.[6] Kecelakaan ini menyebabkan tiga orang tewas,[2] sementara 26 orang lainnya mengalami luka-luka.[3]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan