Senin, 28 September 2026
18:29 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Sympoliteia

Sympoliteia atau Sympolity (bahasa Yunani Kuno:συμπολιτεία "kewarganegaraan bersama") adalah Traktat atau Perjanjian dalam suatu organisasi politik di zaman Yunani kuno. Pada periode Helenistik, Perjanjian ini ada dua bentuk. Di daratan Yunani, istilah ini sering digunakan untuk negara federal yang terdiri dari poleis (negara-kota) individual dengan institusi politik dan kewarganegaraan bersama. Contohnya adalah Liga Akhaia dan Liga Aetolia. Bentuk kedua, istilah ini juga digunakan untuk penggabungan politik dua atau lebih poleis yang bertetangga, yang dapat mengarah pada hilangnya salah satu poleis yang berpartisipasi, walaupun tidak selalu terjadi. Bentuk kedua ini sangat umum di Helenistik Asia Minor.[1]

Sympoliteia sering dikontraskan dengan "isopoliteia", sebuah perjanjian yang memberikan kewarganegaraan yang setara kepada warga poleis yang berpartisipasi tetapi mempertahankan independensi politik mereka. Para penulis kontemporer dari periode Helenistik menggunakan istilah ini secara leluasa, seperti Polybius misalnya menggunakan istilah sympoliteia untuk merujuk pada kewarganegaraan bersama yang diberikan oleh kedua bentuk Perjanjian tersebut. Selain itu juga terjadi tumpang tindih antara konsep synoecisme dan sympoliteia.[2]

Referensi

  1. ↑ Reger 2004, hlm. 148.
  2. ↑ Reger 2004, hlm. 149.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan