Sabtu, 17 Oktober 2026
04:25 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Syed Hussein Alatas

Syed Hussein Alatas

Bagikan:
Syed Hussein Alatas
250px-Gerakan_celebrate_after_1969_election.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Syed Hussein Alatas adalah anggota pendiri Parti Gerakan Rakyat Malaysia (Gerakan), yang meraih keberhasilan dalam pemilihan umum 1969.
Presiden Parti Gerakan Rakyat Malaysia
PenggantiTun Dr. Lim Chong Eu
Informasi pribadi
Lahir(1928-09-17)17 September 1928
Meninggal23 Januari 2007(2007-01-23) (umur 78)
Partai politikGerakan (1968-1972)
PEKEMAS (1973-1978)

Syed Hussein Alatas (bahasa Arab:سيد حسین العطاس Saiyid Ḥusayn al-ʿAṭṭās; 17 September 1928 – 23 Januari 2007) adalah seorang akademisi, sosiolog, pendiri organisasi ilmu sosial, dan politisi Malaysia. Ia adalah Wakil Kanselor Universitas Malaya pada 1980an, dan membentuk Parti Gerakan Rakyat Malaysia (Gerakan).

Syed Hussein menulis beberapa buku tentang korupsi, multi-rasialisme, imperialisme, dan pemenjaraan intelektual (intellectual captivity). Bukunya yang paling terkenal adalah Mitos Pribumi Malas (The Myth of the Lazy Native).

Kehidupan awal

Syed lahir di Bogor, Indonesia. Kakeknya, Sayyid 'Abd Allah bin Muhsin al-Attas, adalah seorang Hadhrami dari Hadhramaut, Yaman dan bermukim di Bogor.[1][2] Syed Hussein adalah saudara sulung dari Syed Muhammad Naquib al-Attas[3][4] dan ayah dari Syed Farid al-Attas.

Catatan dan referensi

  1. ↑ "In Memoriam: Syed Hussein Alatas - The Postcolonial Oeuvre (When broken link appears scroll down and click on article 134)". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-08. Diakses tanggal 2014-06-30.
  2. ↑ Syed Hussein Alatas dies, Malaysia Today, Jan. 24, 2007 Diarsipkan 2007-10-10 di Wayback Machine.
  3. ↑ "Syed Muhammad Naquib al-Attas (Genealogical Information)". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-14. Diakses tanggal 2014-06-30.
  4. ↑ An Intellectual life by Asian Analysis is brought to you by Asean Focus Group in cooperation with the Faculty of Asian Studies at The Australian National University

Bacaan tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan