Rabu, 21 Oktober 2026
15:35 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Syamsidar Yahya

Syamsidar Yahya

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Syamsidar Yahya
250px-Hj_Syamsidar_Yahya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1914-11-11)11 November 1914
Meninggal1975 (umur 61)
Nama lainRangkayo Hj. Syamsidar Yahya
Dikenal karenaPejuang kemerdekaan dan hak perempuan
Pasangan menikahAbdul Muin Dt. Rangkayo Maharajo

Rangkayo Hj. Syamsidar Yahya (Lahir di Nagari Batagak, Sungai Pua, Agam, Sumatera Barat, 11 November 1914 - meninggal di Pekanbaru, Riau, 6 April 1975 pada umur 61 tahun) adalah seorang tokoh pendidikan perempuan Indonesia.[1][2] Ia dilahirkan dari pasangan H. Yahya dan Siti Rafiah. Tumbuh dan Berkembang dalam lingkungan keluarga saudagar kaya dan terpandang. yang memiliki pertalian keluarga dengan bangsawan lokal di satu pihak dan dengan birokrasi kolonial di lain pihak. adalah seorang pejuang kemerdekaan dan hak perempuan Indonesia. Ia seangkatan dengan pejuang perempuan dari Minangkabau lainnya, seperti Rahmah El Yunusiyyah, Rasuna Said, Ratna Sari, dan lainnya.[1][3] ia merupakan seorang tokoh Minangkabau yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk pergerakan perempuan.

Syamsidar yang konsisten berjuang melintasi tiga zaman, mulai dari zaman Belanda, Jepang dan setelah kemerdekaan Indonesia, membangun pendidikan perempuan di Riau, terutama di Pekanbaru dengan mengadakan wirid pengajian, madrasah awaliyah, kursus, panti asuhan dan sekolah. Warisan perjuangan dari pejuang tiga zaman ini masih ada sampai kini, yakni lembaga pendidikan di bawah nauangan Yayasan Kesatuan Wanita Islam (YKWI).[1]

Sebuah musala di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Batagak, Agam dinamai menurut namanya.[4]

Referensi

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan