Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
|
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Sweta Kartika | |
|---|---|
| Lahir | 14 April 1986 (umur 40) |
| Almamater | Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung |
| Pekerjaan | |
| Pemberi kerja |
|
| Karya terkenal | |
| Gaya | Manga |
Sweta Kartika (lahir 14 April 1986)[1] adalah seorang ilustrator, komikus, penulis, dan penulis skenario Indonesia.
Kehidupan awal
Ia merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Lahir dari keluarga penggemar komik, ibunya pembaca cerita bergambar dan ayahnya suka menulis dan menggambar komik-komik pendek dengan jurus silat.[1]
Bakat menggambar diperoleh dari keluarganya terutama ayahnya sebagai guru menggambar.[2]Ayahnya sendiri merupakan komikus dan penulis otodidak yang mengeksplorasi ranah geografi.[3] Sedangkan Ibunya adalah penggemar komik, sejak kecil Sweta terbiasa membaca komik di toko persewaan komik milik pamannya.[4]
Pada 2004 ia berkuliah di Insitut Teknologi Bandung jurusan desain komunikasi visual. Ia melanjutkan studi master pada almameter yang sama dari 2011 sampai 2013.[1]
Perjalanan Karir
Pada 2007 ia bekerja di sebuah penerbit buku, kemudian menjadi ilustrator lepas pada 2009 sampai 2010. Bekerja di biro iklan lalu menjadi komikus.[1] Karya-karya Sweta terdiri atas beragam genre, mulai romantis sampai ke genre misteri. Beragam media, baik digital maupun nondigital, digunakan untuk mempublikasikan karyanya. Mulai dari cerpen, novel grafis, lagu, siniar, komik, komik digital, maupun ilustrasi.
Bersama teman-temannya Sweta mendirikan studio ilustrasi dan desain yang diberi nama Wanara Studio, sebagai pendukung untuk dirinya dalam berkarya dengan ciri khas visual tradisi nusantara[1] Wanara Studio didirikan tanggal 10 Oktober 2010 oleh Bima Nurin Aulan, Habibi Putranto, Dian Efendy, serta Sweta Kartika. Keempatnya merupakan alumni dari DKV ITB tahun 2004 dengan jurusan Desain Grafis.[5] Produk utama dari studio ini antara lain brand identity, logo, company profile, editorial design, web design, motion graphic, infographic, short animation, dan sebagainya. Sweta sendiri berperan sebagai art director dan senor ilustrator.
Tahun 2015, Sweta Kartika membuat satu komik bergenre fiksi ilmiah berjudul H2O:Reborn yang berlatar di masa depan paska apokalips. Secara singkat komik ini menceritakan tentang manusia yang hidup dengan mesin serta didampingi robot. Seluruh karakter dalam komik ini, manusia, robot, atau sistem artificial intelligence, merujuk kisah pewayangan, Ramayana[6]
Wanara merupakan salah satu karya serial komik yang dibuatnya, yang berlatar fiksi ilmiah dengan Seta dan Lima Mandala melawan kejahatan Bos Panda. Komik ini awalnya dimuat sebagai seri komik dalam webkomik Makko pada Mei 2011 dan dikerjakan semenjak Desember 2010, saat dia menempuh program master. Mengusung konsep dan nilai spiritualitas, komik ini menitikberatkan pada keseimbangan. Misalnya ketika salah satu variabel hilang, keseimbangan alam akan rusak dan akan berusaha beradaptasi untuk mengkompensasinya.[7]
Karya Sweta yang lain adalah komik Spalko ( terbit tahun 2018) yang menonjolkan nilai woman empowerment, melalui tokoh utamanya yang bernama Tesla. Tesla sendiri adalah superhero yang memiliki kekasih bernama Janus yang hanya manusia biasa. [8]
Sebelum menjadi komikus, tahun 2007, Sweta secara pribadi tertarik pada genre horor tetapi kebingungan untuk memulai berkarya.[9] Sweta mulai memikirkan karya bergenre horor dengan subgenre thriller dan petualangan sejak 2018. Hasil pemikirannya ini kemudian dituangkan dalam karya novel grafis berjudul Journal of Terror yangterbit tahun 2019. Kekuatan novel horror ini adalah karakter yang mengalami beragam peristiwa berdasarkan cerita mengenai banyak anak indigo yang tidak memiliki kemampuannya membedakan arwah. Hal ini yang kemudian diolahnya menjadi cerita untuk karakter Prana tokoh utama dalam serial ini.[10] Journal of Terror kemudian berkembang menjadi audioseries yang memasuki season 2 pada tahun 2022[11]
Karya
Antara 2012 dan 2014, ia secara berkala 2 kali sepekan mengunggah cikal bakal komik Grey & Jingga: Twilight secara gratis di Facebook. Hingga dicetak dengan ilustrasi bergaya manga. Buku komik ini sudah memasuki cetakan keempat yang berjumlah 10 ribuan eksemplar.[1]
Beberapa hasil karyanya yang telah diterbitkan antara lain :[12][13]
- Grey & Jingga (2012)
- Grey & Jingga: Days of Violet (2015)
- Coffee 42: Grey & Jingga Side Story (2015)
- Love and Mate series: Kalau Monyet Jatuh Cinta & Notice (2015)
- Wanara #1 (2015)
- Pusaka Dewa 1: Syair dari Lembah Tengkorak (2015)
- Pusaka Dewa 2: Kepungan Tentara Gagak (2015)
- Pusaka Dewa 3: Keris Tanding (2016)
- H2O Reborn Volume 1-3 (2016-2017)
- Wanara #2 (2017)
- Pulang: Sebuah Kompilasi Komik (2017)
- Nusa Five Volume 1 (2018)
- Partikelir (2018)
- Nusa Five Volume 2
- Dharma & Zahra : Lovebirds Diary 01 (2018)
- Spalko vol 1 (2018)
- Grey & Jingga : Purple Sunday (2019)
- Dharma & Zahra : Lovebirds Diary 02 (2019)
- Dharma & Zahra : Lovebirds Diary 03
- Journal of Terror: Chapter 1 (2019)
- Journal of Terror: Kembar (2019)
- Journal of Terror: Titisan (2020)
- Kemala vol 1 (2020)
- Kemala vol 2
- Journal of Terror: Chapter 2 (2021)
- Gundala Son of Lighting
- Lewat Tengah Malam: Ganjil (2021)
- Journal of Terror: Chapter 3 (2022)
- Journal of Terror: Pusaka (2026)
- Koloni H2O Reborn Trilogy omnibus (2026)
- Garuda Eleven 1
Penghargaan
- Komik Spalko, Runner Up (silver) Kategori Best Overseas Comic di ajang Xiamen International Animation Festival 2019 Fujian, China.[1]
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 "Ragam Rupa Dunia Sweta". Tempo. 21 Februari 2023 | 00.00 WIB. Diakses tanggal 2026-05-21.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ Andika Yudistira, Aris (2022-07-01). "Mengenal Sweta Kartika, dari Awal Karir hingga Proses Berkarya". Bonbin Studio. Diakses tanggal 2024-12-01.
- ↑ Agnes, Tia. "Sensasi Berbeda Sweta Kartika dari Komik ke Novel Grafis Horor". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ Astuti, Tia Agnes. "5 Fun Fact Sweta Kartika, Mangaka Indonesia Pembuat Potret Hindia di Shibuya". detikpop. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ "Wanara Studio | About Us" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ Bajraghosa, Terra (2018). "Rekonstruksi Tokoh Wayang Ramayana Pada Komik Seri H2O:Reborn Karya Sweta Kartika". DeKaVe (dalam bahasa American English). 11 (1). ISSN 2685-6093.
- ↑ Agnes, Tia. "Komik Sweta Kartika 'Wanara 02' Sudah Tersedia di Toko Buku". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ Agnes, Tia. "Tesla Si Jagoan Perempuan Karya Sweta Kartika yang Unggul di Xiamen". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ Agnes, Tia. "Sweta Kartika, dari 'Nusantaranger' Kini Tulis Novel Grafis Horor". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ Agnes, Tia. "Tak Sekadar Jumpscare, Resep Sweta Kartika Bikin Novel Grafis Horor". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ Rismoyo, Mauludi. "Dari Komik ke Audioseries, Journal of Terror Terasa Mencekam". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ "All Book Series by Sweta Kartika". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2026-05-21.
- ↑ "Books by Sweta Kartika (Author of Grey & Jingga)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2026-05-21.
Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |