Selasa, 13 Oktober 2026
11:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Suscipe

Bagikan:

Suscipe adalah kata Latin yang berarti "ambillah" atau "terimalah". Istilah ini mengacu pada suatu doa yang ditulis oleh Santo Ignasius Loyola, pendiri Serikat Yesus, di awal abad ke-16. Doa Suscipe digabungkan pertama kali di dalam Latihan Rohani karyanya.

Ignasius menuliskan bahwa Latihan Rohani adalah nama yang diberikan bagi tiap jalan untuk mempersiapkan dan menata jiwa seseorang untuk membuang semua keterikatan akan hal-hal yang tidak benar. Sehingga begitu seseorang telah melepaskan itu semua, seseorang itu akan mencari dan menemukan kehendak ilahi dalam hubungannya dengan penataan kehidupan seseorang demi kebaikan jiwa. Latihan-latihan rohani adalah suatu kumpulan latihan meditasi, doa dan mental yang mesti dilakukan selama periode empat minggu, dan, lebih baiknya, dilakukan di suatu tempat retret yang tersendiri.

Dalam Bahasa Latin

Suscipe, Domine, universam meam libertatem. Accipe memoriam, intellectum, atque voluntatem omnem. Quidquid habeo vel possideo mihi largitus es; id tibi totum restituo, ac tuae prorsus voluntati trado gubernandum. Amorem tui solum cum gratia tua mihi dones, et dives sum satis, hec aliud quidquam ultra posco.


Dalam Bahasa Indonesia

Terimalah, O Tuhan, semua kebebasanku. Ambillah ingatanku, pengertianku, dan semua kehendakku. Apapun yang aku punya atau miliki semuanya Engkau karuniakan kepadaku; aku memberikan semuanya kembali kepada-Mu dan menyerahkan semua itu sepenuhnya ke dalam kehendak-Mu. Berikanlah aku cinta pada-Mu saja bersama dengan rahmat-Mu, dan aku menjadi seorang yang kaya dan tidak mengharapkan apa-apa lagi.


Pranala luar

Referensi

  • Joseph A. Munitiz and Philip Endean, Saint Ignatius of Loyola Personal Writings. New York: Penguin Books, 2004.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan