Selasa, 27 Oktober 2026
11:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Suroso Isnandar

Suroso Isnandar

Direktur Utama PLN ke-15

Bagikan:
Dr. Ir.
Suroso Isnandar
S.T., M.Sc., IPU., QRMP., QCRO.
250px-Suroso_Isnandar.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Direktur Utama Perusahaan Listrik Negarake-15
Mulai menjabat
14 Oktober 2026
PresidenPrabowo Subianto
PendahuluDarmawan Prasodjo
Informasi pribadi
Lahir12 Agustus 1971 (umur 55)
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung
University of Abertay
PekerjaanInsinyur

Suroso Isnandar (lahir 12 Agustus 1971) adalah seorang insinyur, akademisi, dan profesional Indonesia yang berkarier di bidang ketenagalistrikan. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero).[1] Ia juga terpilih sebagai anggota Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah Mada periode 2026–2031 dari unsur tokoh masyarakat.[2][3] Pada Februari 2026, ia ditetapkan sebagai Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) periode 2026–2029.[4]

Ia memperoleh gelar Sarjana Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994. Selepas itu, ia melanjutkan studi ke University of Abertay, Skotlandia, hingga memperoleh gelar Master of Science dalam Power System Engineering and Management pada 1999. Tahun 2002, ia mulai berkarier di Scottish Power Generation sebelum bergabung dengan PLN pada 2007. Ia kemudian kembali ke ITB untuk menempuh program doktor Teknik Elektro dan menyelesaikannya pada 2025.[5][6]

Pada tahun 2026, Suroso menerima penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama, penghargaan tertinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi ketenagalistrikan, serta penguatan ekosistem transisi energi nasional. Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara.[7]

Kehidupan awal dan pendidikan

Suroso Isnandar dilahirkan di Klaten, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 1971. Masa kecilnya dihabiskan di sebuah desa di Kabupaten Klaten yang pada saat itu belum teraliri listrik. Ia baru merasakan listrik ketika duduk di kelas III sekolah menengah pertama. Aliran listrik tersebut merupakan hasil usaha masyarakat setempat yang bergotong royong menyediakan tiang dan kabel, dengan ayah Suroso turut memimpin upaya tersebut. Pengalaman itu mendorongnya bercita-cita menjadi tukang listrik.[6]

Pada 1989, Suroso diterima di ITB dan menempuh pendidikan Teknik Elektro. Setelah menyelesaikan Tahap Persiapan Bersama, ia memilih peminatan Teknik Tenaga Listrik pada semester keempat. Setelah lulus pada 1994, ia sempat bekerja di sektor swasta sebelum bergabung dengan PLN.[6]

Pada masa krisis moneter 1998, ia ditugaskan dalam proyek pembangunan PLTU Suralaya di Merak. Dalam periode tersebut, ia memperoleh beasiswa British Council untuk melanjutkan pendidikan di University of Abertay, Skotlandia. Ia meraih gelar Master of Science dalam ''Power System Engineering and Management'' pada 1999 dengan predikat ''summa cum laude''.[6]

Suroso kemudian memperoleh kesempatan melanjutkan penelitian doktoral di universitas yang sama dengan fokus pada ''smart grid'' dan kecerdasan buatan. Namun, penelitian tersebut tidak diselesaikannya setelah pendanaan riset dihentikan. Ia akhirnya kembali ke ITB untuk menyelesaikan pendidikan doktoral pada bidang Teknik Elektro di ITB.[6]

Karier

Setelah menyelesaikan studinya di University of Abertay, Suroso sempat bekerja di ScottishPower Generation dari tahun 2002 sampai 2007. Ia ditempatkan di PLTU Longannet di dekat Edinburgh. Pada saat itu, pembangkit tersebut merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di Skotlandia. Ia terlibat dalam pekerjaan ''refurbishment'' untuk memperpanjang usia operasi pembangkit.[6]

Pada 2007, Suroso kembali bergabung dengan PLN setelah mendapat tawaran dari Direktur Transmisi dan Distribusi PLN saat itu Herman Darnel Ibrahim. Ia awalnya bertugas sebagai staf ahli dan kemudian ditempatkan di Divisi Perencanaan Sistem yang bertanggung jawab terhadap perencanaan pembangunan dan pengembangan sistem ketenagalistrikan.[6]

Selama berkarier di PLN, Suroso beberapa kali dipercaya menduduki sejumlah jabatan manajerial. Pada periode 2019–2021, ia menjabat sebagai General Manager PT PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengelolaan sistem pembangkitan dan jaringan penyaluran listrik yang menjadi tulang punggung pasokan listrik PLN di wilayah Sulawesi. Kariernya berlanjut sebagai General Manager Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (Jawa-Bali) pada periode 2021–2022.[8]

Selanjutnya, pada periode 2022–2023, Suroso dipercaya menjadi Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi. Dalam posisi ini, ia turut mendukung transformasi digital PLN yang bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, keandalan sistem, dan kualitas layanan PLN kepada pelanggan.[8] Salah satu pengembangan yang dilakukan PLN pada masa kepemimpinannya adalah aplikasi PLN Mobile.[6]

Pada September 2023, Suroso Isnandar diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko.[9] Dalam jabatan tersebut, ia bertanggung jawab terhadap pengembangan dan penerapan manajemen risiko perusahaan, termasuk penyesuaian pengelolaan risiko dengan karakteristik sektor ketenagalistrikan.[6] Ia menjabat posisi ini selama dua tahun sebelum akhirnya dipercaya menjadi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan sejak 18 Juni 2025.[10][11]

Keahlian dan kegiatan ilmiah

Suroso memiliki latar belakang keilmuan dalam teknik elektro dengan spesialisasi pada sistem tenaga. Dalam perjalanan kariernya, bidang yang digelutinya berkembang mencakup pengelolaan sistem ketenagalistrikan, pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik, transformasi digital, manajemen risiko, serta pengembangan energi baru dan terbarukan.[12]

Ia mempertahankan disertasi berjudul ''Pendekatan Multiparadigma Berbasis Fuzzy Cognitive Multi Agent System (FC-MAS) pada Model Bisnis Pasar Kelistrikan Non-Kompetitif dan Regulasi Ketat Dengan Integrasi Pembangkit Variable Renewable Energy'' dalam sidang doktoral yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Suwarno, M.T., Prof. Dr. Ir. Umar Khayam, S.T., M.T., dan Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU. Ia dibimbing oleh Prof. Dr. Bambang Anggoro Soedjarno P., M.T. dan Dr. Ir. Nanang Hariyanto, M.T. Atas hasil penelitiannya, ia dinyatakan lulus dengan predikat ''cum laude''.[12]

Dalam disertasinya, Suroso mengkaji model bisnis pasar kelistrikan Indonesia yang bersifat nonkompetitif dan berada dalam regulasi yang ketat, dengan memperhatikan peran PLN dalam menjaga keseimbangan daya, keandalan pasokan energi, dan stabilitas sistem tenaga listrik. Penelitian tersebut juga membahas integrasi pembangkit ''Variable Renewable Energy'' (VRE) ke dalam sistem tenaga listrik nasional dalam konteks transisi energi.[12]

Selain menjalankan tugas profesional di PLN, ia terlibat dalam kegiatan akademik dan pengembangan pengetahuan di bidang ketenagalistrikan dan transisi energi.[12]

Penghargaan

Pada 7 Juli 2026, Suroso Isnandar meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan tersebut dianugerahkan atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi ketenagalistrikan, serta penguatan ekosistem transisi energi nasional. Ganesa Wirya Jasa Adiutama merupakan penghargaan tertinggi ITB yang diberikan kepada individu maupun institusi yang berjasa dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.[13][14]

Pada 22 Juli 2026, Suroso Isnandar menerima penghargaan dalam ajang ''Energy Executive Award'' yang diselenggarakan oleh Majalah Listrik Indonesia. Ia menjadi salah satu dari lima tokoh yang menerima penghargaan atas kontribusi dalam pengembangan sektor energi dan ketenagalistrikan nasional. Dalam ajang tersebut, penghargaan yang sama diberikan kepada Prof. Dr. Eng. Deendarlianto, Prof. Ir. Rinaldy Dalimi, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, dan Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro.[15]

Referensi

  1. ↑ Anam, Khoirul. "Top! Suroso Isnandar Raih Anugerah Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari ITB". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2026-08-17.
  2. ↑ irawanekop. "Wow! Dewan Pengarah PSE UGM Menjadi Satu-satunya Guru Besar UGM yang Meraih Energy Executive Award – Pusat Studi Energi" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-08-17.
  3. ↑ "Pengumuman Calon Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah Mada Periode 2026–2031 Terpilih – Pemilihan Anggota MWA". Diakses tanggal 2026-08-17.
  4. ↑ Mosita. "Suroso Isnandar Resmi Jadi Ketua Umum MKI 2026-2029 - RRI.co.id". rri.co.id - Portal berita terpercaya (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-17.
  5. ↑ Rabani, Chysara (2025-03-17). Hafizh, M. Naufal (ed.). "Direktur Manajemen Risiko PT PLN Suroso Isnandar Sukses Raih Gelar Doktor dengan Riset Pasar Kelistrikan Non-Kompetitif dan Integrasi Pembangkit VRE". Diakses tanggal 2026-10-19.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Dr. Ir. Suroso Isnandar, ST., M.Sc., IPU., QRMP., QCRO - Mengawal Transisi Energi Menuju Net Zero Emission". Ekonomi Indonesia (dalam bahasa American English). 2025-12-23. Diakses tanggal 2026-08-17.
  7. ↑ "Direktur PLN Suroso Isnandar Raih Penghargaan Tertinggi ITB". InvestorTrust. 2026-07-07. Diakses tanggal 2026-08-17.
  8. 1 2 "PLN Percayakan Suroso Isnandar untuk Percepat Energi Hijau - Listrik Indonesia". listrikindonesia.com. Diakses tanggal 2026-08-17.
  9. ↑ Efison, Hendra (2023-09-20). "RUPS PLN Tetapkan Jajaran Komisaris dan Direksi Baru". Padang Ekspres. Diakses tanggal 2026-08-17.
  10. ↑ "Suroso Isnandar Dipercaya Kembali Pimpin Proyek EBT di PLN". energika.id. Diakses tanggal 2026-08-17.
  11. ↑ "PLN Ubah Susunan Direksi dan Komisaris di RUPSLB, Dirut dan Komut Tetap". InvestorTrust. 2025-06-18. Diakses tanggal 2026-08-17.
  12. 1 2 3 4 Direktur Manajemen Risiko PT PLN Suroso Isnandar Sukses Raih Gelar Doktor dengan Riset Pasar Kelistrikan Non-Kompetitif dan Integrasi Pembangkit VRE.. 17 Maret 2026. Institut Teknologi Bandung.
  13. ↑ Anam, Khoirul. "Top! Suroso Isnandar Raih Anugerah Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari ITB". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2026-08-17.
  14. ↑ "Direktur PLN Suroso Isnandar Raih Penghargaan Tertinggi ITB". InvestorTrust. 2026-07-07. Diakses tanggal 2026-08-17.
  15. ↑ "Dedikasi di Bidang Mekanika Fluida dan Rekayasa Energi, Deendarlianto Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Energi Nasional". Universitas Gadjah Mada. 2026-07-29. Diakses tanggal 2026-08-17.
Jabatan bisnis
Didahului oleh:
Darmawan Prasodjo
Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara
2026–sekarang
Petahana
250px-Logo_PLN.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lainnya: Djoko Rahardjo Abumanan (Plt. Direktur Utama dari Mei–Agustus 2019) Sripeni Inten Cahyani (Plt. Direktur Utama dari Agustus–Desember 2019)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan