Minggu, 27 September 2026
02:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Surindro Supjarso

Surindro Supjarso

Suami pertama Megawati Soekarnoputri

Surindro Supjarso
Surindro_Supjarso.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Informasi pribadi
Lahir(1943-07-05)5 Juli 1943
Meninggal22 Januari 1970(1970-01-22) (umur 26)[1]
Biak, Irian Jaya, Indonesia
Suami/istri
​
​
(m. 1968)​
Anak2, termasuk Prananda Prabowo
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Air_Force.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Udara
Pangkat40px-15-TNI_Air_Force-CPT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kapten
SatuanKorps Penerbang (Tempur)
Pangkat terakhirnya adalah Letnan Satu Pnb, tetapi karena gugur dalam tugas, maka diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) menjadi Kapten Pnb (Anumerta).

Kapten Pnb (Anm.) Surindro Supjarso (5 Juli 1943 – 22 Januari 1970) adalah seorang perwira pertama di Angkatan Udara Indonesia dan suami pertama Megawati Soekarnoputri, Presiden Indonesia yang kelima. Di kalangan rekan-rekannya, Surindro yang berasal dari Sulawesi kerap dipanggil Pacul atau Mas Pacul.[1] Surindro adalah sahabat karib Guntur Soekarnoputra, kakak Megawati yang konon menjodohkan Megawati dengan Surindro. Resepsi pernikahan Surindro dan Megawati dilangsungkan pada 1 Juni 1968 dan kemudian pasangan ini dikaruniai dua orang anak, yaitu Muhammad Rizki Pratama dan Muhammad Prananda Prabowo.[2]

Latar Belakang

Surindro Supjarso lahir di Batavia pada tanggal 5 Juli 1943, ayahnya bernama dr. A. Dadi Djokrodipo. Mengikuti pendidikan umum sekolah rakyat dan SMP di Tanjung Karang Lampung, melanjutkan pendidikan di SMA bagian B Cikini Jakarta, lulus tahun 1962. Pada tahun 1963 menjalani pendidikan di Akademi Angkatan Udara dan pada tahun 1967 lulus dari Akademi Angkatan Udara dan dilantik sebagai Letnan Dua Penerbang. Dinas pertamanya di Koops Halim Perdanakusuma, tahun 1968 ditempatkan sebagai anggota Skadron 42 Wing Ops 003 Lanud Iswahjudi dan menjadi penerbang pesawat TU-16 KS BADGER B.[3]

Pesawat TU-16 KS BADGER B adalah pesawat pengebom dengan persenjataan yang meliputi,6-7 kanon 23 milimeter (mm) Nudelman-RikhterNR-23, Rudal 2X Raduga KS-1 Komet (AS-2 Kennel) anti-ship missile, 1X Raduga X K-10S (AS-Kipper) anti-ship missile semi-recessed the bomb bay, dan 2X Raduga KSR-5 (AS-Kingfisf) anti-ship missile.[4]

Pesawat TU-16 menjadi alutsista mutakhir dengan teknologi dan persenjataan nuklir pada kepemimpinan Presiden RI Pertama Ir. Soekarno, dan saat itu Indonesia menjadi negara dengan kekuatan militer yang diperhitungkan dunia.

Keluarga

Pada 27 Mei 1968, Surindro menikah dengan Diah Permata Megawati Setiawati Soekarno Putri. Dari pernikahannya, dikarunia dua orang anak yang bernama Moh. Rizki Pratama dan Muhamad Prananda Prabowo Sura Megendra Karna Djaja.

Kecelakaan

Surindro mengalami kecelakaan di perairan Biak, Irian Jaya, pada 22 Januari 1970 ketika ia sedang mempiloti pesawat Skyvan T-701.

Pesawat Skyvan T-701 adalah pesawat angkut militer dengan twin engine yang memiliki kemampuan untuk menurunkan pasokan, transportasi pasukan, penurunan pasukan terjun payung, yang mampu terbang dan mendarat dengan lintasan pacu pendek.[5]

Pencarian terhadapnya beserta tujuh orang awak pesawatnya tak membuahkan hasil dan Surindro pun dinyatakan hilang. Ketika itu, Megawati tengah mengandung anak kedua mereka.[2] Pada tanggal 22 Januari 1970, Lettu Pnb Surindro Supjarso gugur dalam misi penerbangan di perairan Biak Papua dalam rangka melaksanakan tugas pengabdian untuk bangsa dan negara. Pada tanggal 9 Desember 1972, Kasau mengeluarkan surat keputusan Nomor SKEP/1556/T-KS/XIV/72 yang menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 1 November 1972, Lettu Pnb Surindro Supjarso dinyatakan gugur dalam tugas dan dinaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi menjadi Kapten Pnb Anumerta.

Menurut detikNews, hilangnya suami pertama Megawati itu sempat menebarkan berbagai gosip di masyarakat, khususnya di kalangan pendukung Soekarno, bahwa Surindro sengaja dihilangkan oleh penguasa pada waktu itu, yaitu rezim Orde Baru.[6]

Penghormatan

Saat ini namanya diabadikan menjadi nama Gedung ACMI Kapten Pnb Anumerta Surindro Supjarso di Lanud Iswahjudi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Fadjar Prasetyo pada tahun 2022. Peresmian gedung tersebut turut dihadiri dua putra Kapten Pnb Anumerta Surindro yakni Muhammad Rizki Pratama dan Muhammad Prananda Prabowo. Sementara itu Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri mengikuti peresmian secara virtual.[7][8]

Referensi

  1. 1 2 McIntyre, A. (2005). The Indonesian Presidency: The Shift from Personal toward Constitutional Rule. Oxford: Rowman & Littlefield. hlm. 147.
  2. 1 2 Profil Surindro Supjarso Diarsipkan 2013-06-12 di Wayback Machine.. Kepustakaan Presiden-Presiden Republik Indonesia. Diakses 9 Juli 2013.
  3. ↑ Airspace-review.com (18 Juni 2022), https://www.airspace-review.com/2022/06/18/kapten-pnb-anumerta-surindro-supjarso-penerbang-tu-16-auri/ Diakses 7 Oktober 2024.
  4. ↑ Kompas.com (18 November 2022), https://nasional.kompas.com/read/2022/11/18/11102901/kisah-pesawat-pengebom-tu-16-auri-menembus-jantung-benua-australia-tanpa?page=all Diakses 7 Oktober 2024.
  5. ↑ Indomiliter.com (2 September 2017), https://www.indomiliter.com/sc-7-skyvan-3m-400-menelisik-jejak-pesawat-angkut-ringan-tni-au-yang-terlupakan/ Diakses 7 Oktober 2024.
  6. ↑ Nurul Hidayati (8 Januari 2007). "Skyvan Hilang, Suami Megawati Soekarnoputri pun Hilang 37 Tahun". detikNews. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-04. Diakses tanggal 2013-07-09.
  7. ↑ Sihombing, Rolando Fransiscus. "Tatam-Prananda Terharu Surindro Supjarso Jadi Nama Gedung di Lanud Madiun". detiknews. Diakses tanggal 2023-08-24.
  8. ↑ antaranews.com (2022-06-16). "Kepala staf TNI AU: TNI AU hormati jasa Kapten Surindro Supjarso". Antara News. Diakses tanggal 2023-08-24.
Keluarga
Orang tua
Soekarno (ayah) dan Fatmawati (ibu)
Pasangan dan saudara
Taufiq Kiemas (suami kedua) • Surindro Supjarso (suami pertama) • Guntur Soekarnoputra (kakak) • Rachmawati Soekarnoputri (adik) • Nazarudin Kiemas (adik ipar) • Dicky Suprapto (adik ipar) • Sukmawati Soekarnoputri (adik) • Mangkunegara IX (adik ipar) • Guruh Soekarnoputra (adik) • Gusyenova Sabina Padmavati (adik ipar)
Generasi ke-2
Mohammad Rizki Pratama (anak) • Muhammad Prananda Prabowo (anak) • Puan Maharani (anak) • Puti Guntur Soekarno (keponakan) • Hendra Rahtomo (keponakan) • Didi Mahardhika (keponakan) • Paundrakarna (keponakan) • Giri Ramanda Kiemas (keponakan)
Generasi ke-3
Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari (cucu) • Praba Diwangkara (cucu)
120px-President_Megawati_Sukarnoputri_-_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Almamater
Masa pemerintahan
← Didahului: Abdurrahman Wahid
Digantikan: Susilo Bambang Yudhoyono →
Keluarga
Orang tua
Istri
Generasi ke-2
Generasi ke-3
Generasi ke-4
120px-Presiden_Sukarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Almamater
Kekuasaan Soekarno
Budaya populer
Jabatan baru
Digantikan: Soeharto →
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan