Senin, 21 September 2026
02:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Supriyono (akademisi)

Supriyono (akademisi)

Prof. Dr. Supriyono, M.Pd.
250px-Prof._Dr._SUPRIYONO%2C_M.Pd.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1963-08-21)21 Agustus 1963
AlmamaterUniversitas Negeri Malang
Universitas Pendidikan Indonesia
Dikenal karenaKetua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan nonformal (BAN PAUD dan PNF) periode 2018-2022

Prof. Dr. Supriyono, M.Pd. (lahir 21 Agustus 1963), adalah guru besar pada Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang[1] yang menjadi anggota sekaligus menjabat ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan nonformal (BAN PAUD dan PNF) periode 2018 - 2022 [2] dan ketua bidang organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia periode 2014-2019.[3]

Pendidikan

Supriyono mengawali pendididikan di SD Negeri I Wonorejo Talun Blitar (1976), kemudian SMP Negeri I Wlingi (1980), SPG Negeri Blitar (1983). Adapun jenjang S1 pada Pendidikan Sarjana Pendidikan Luar Sekolah IKIP Malang tahun 1988, jenjang S2 Pendidikan Magister Pendidikan Luar Sekolah IKIP Malang tahun 1997. Sedangkan S3 ia selesaikan pada Pendidikan Doktor Pendidikan Luar Sekolah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tahun 2000.

Pengalaman kerja dan jabatan

Mengawali karier sebagai Dosen pada Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (1989—sekarang), selanjutnya pada tahun 2011 mendapat kepercayaan mejadi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang hingga tahun 2014.[4]

Supriyono selanjutnya menjadi tenaga pakar untuk Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Nonformal dan InformaBPSDMP & PPMP, di Kemendiknas RI periode 2007 sampai 2010. Selain itu periode 2007 sampai 2014 menjadi tim Ad Hoc BSNP untuk Penyusunan Standar Lembaga kursus dan Pelatihan, Pendidikan Kesetaraan, Kemdikbud. Supriyono sebagai akademisi/Tim Ahli pada Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (BPPNFi) Regional IV Surabaya (2003-2014).

Selepas menanggalkan jabatan dekan, pada tahun 2014 ia mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Negeri Malang (UM). Dalam pilrek UM itu ada enam calon dan Supriyono mendapat suara terbanyak yaitu 479 suara dari warga kampus.[5] Namun dalam pemilihan di tingkat senat dan tambahan suara dari perwakilan Kemendikbud rivalnya Rofi'uddin yang menang.[6]

Selanjutnya ia menjadi pelatih pada Program Pengembangan Kompetensi dan Profesionalisme Penilik, Dit PTK PNF/P2PNTK PNFi/Dit GTK PAUD & Dikmas, Ditjen GTK/PNFI/PAUDNI/PAUD & Dikmas Kemendikbud. Perannya dalam Aggota Tim Pengarah Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2016—2019)[7] Puncaknya ia ditugaskan menjadi Ketua BAN PAUD dan PNF Kemdikbud (2018- 2022)[8][9][10]

Selain mengajar dan beraktivitas di kampus dan BAN PAUD, Supriyono menjadi narasumber dalam kegiatan-kegiatan pendidikan baik di tingkat lokal, regional, dan nasional.[11][12][13][14]

Pengalaman organisasi

Catatan

  1. "Guru Besar UM" Diarsipkan 2022-02-07 di Wayback Machine.. UM , Diakses 7 Februari 2022.
  2. "Nama-nama Anggota BAN". Seputarbandungraya , Diakses 8 Februari 2022.
  3. "Pengurus Pusat". ISPI , Diakses 7 Februari 2022.
  4. "Penganntar Pendidikan". Books , Diakses 8 Februari 2022.
  5. "Pernyataan Rektor". Suryamalang , Diakses 8 Februari 2022.
  6. "Supriyono Kalah Dalam Pemilihan Tingkat Senat". SurabayaTribunnews , Diakses 8 Februari 2022.
  7. "Konsep dan Pedoman Pendidikan Karakter ". Kemdikbud , Diakses 8 Februari 2022.
  8. "Anggota BAN PAUD dan PNF". BANPAUDPNF , Diakses 7 Februari 2022.
  9. "Dosen UM Terpilih Sebagai Anggota BAN PAUD dan PNF". Republika , Diakses 7 Februari 2022.
  10. "Prof Supriyono Terpilih Sebagai Anggota BAN PAUD dan PNF". TimeIndonesia , Diakses 7 Februari 2022.
  11. "STBA Teknokrat Menggelar Seminar Kepemimpinan Pendidikan". Lampungtribunnews , Diakses 8 Februari 2022.
  12. "eminar Nasional Strategi Membangun Brand Image dalam Meningkatkan Mutu PAUD dan Dikmas". Pauddikmasdiy , Diakses 8 Februari 2022.
  13. "Patutkah Sekolah Dikenakan Pajak?". HIMPAUDI , Diakses 8 Februari 2022.
  14. "Genjot Pendidikan Karakter, Kemendikbud Undang 200 Guru SD". HURepublika , Diakses 8 Februari 2022.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan