Selasa, 20 Oktober 2026
20:11 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Sungai Yom

Sungai Yom

Bagikan:
250px-Yom_River_in_Phrae_Province.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aliran sungai Yom di Provinsi Phrae.

Sungai Yom adalah sebuah sungai dan anak sungai Chao Phraya yang terletak di Thailand Utara. Daerah aliran sungai Yom meliputi empat provinsi di Thailand dengan Provinsi Phayao sebagai daerah hulu dan Provinsi Nakhon Sawan sebagai hilir. Daerah aliran sungai di bagian hilir telah dimanfaatkan untuk membuat lahan pertanian. Pada musim hujan, sering terjadi banjir di daerah hilir sungai Yom. Pada tahun 2017, Pemerintah Thailand telah menetapkan kebijakan pengendalian banjir di seluruh Thailand termasuk di daerah aliran sungai Yom.

Daerah aliran sungai

250px-Chaophrayarivermap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menampilkan cekungan sungai Chao Phraya termasuk sungai Yom sebagai salah satu anak sungainya di Thailand Utara.

Sungai Yom merupakan anak sungai yang terletak di cekungan sungai Chao Phraya.[1] Posisi sungai Yom berada di bagian atas cekungan sungai Chao Phraya bersama dengan tiga sungai lainnya yaitu sungai Ping, sungai Wang, dan sungai Nan.[2] Aliran sungai Yom dan ketiga sungai tersebut masing-masing melintasi provinsi-provinsi di Thailand Utara menuju ke arah selatan. Aliran sungai Yom melintas di empat provinsi.[3] Hulu sungai Yom terletak di Provinsi Phayao dan mengalir melewati Provinsi Phrae dan Provinsi Sukhothai. Setelah itu, aliran sungai Yom dan aliran sungai Nan menyatu di Provinsi Nakhon Sawan. Gabungan aliran sungai Yom dan sungai Nan kemudian menyatu dengan gabungan aliran sungai Ping dan aliran sungai Wang sehingga membentuk aliran sungai Chao Phraya.[4]

Pemanfaatan

Daerah aliran sungai Yom sebagain besar berupa dataran yang awalnya dikelilingi oleh kawasan hutan tropis berdaun lebat atau hutan musim. Namun telah diadakan pembukaan lahan pertanian pada kawasan hutan di sekitar daerah aliran sungai Yom. Pusat persawahan di daerah aliran sungai Yom terletak di bagian hilir.[5]

Bencana alam

Pada musim hujan, banjir sering terjadi pada daerah hilir sungai Yom.[6] Daerah aliran sungai Yom yang sering mengalami banjir adalah daerah hilir yang berupa dataran. Pada tahun 2011, terjadi banjir yang parah di Thailand yang membuat Pemerintah Thailand menetapkan Rencana Induk Pengelolaan Air 20 Tahun (2018–2037). Sejak tahun 2017, di daerah hilir sungai Yom mulai diterapkan Model Bang Rakam untuk pengendalian banjir. Selain itu, pencegahan banjir dilakukan dengan menggunakan daerah dataran rendah sebagai penyangga pada saat banjir. Pemerintah Thailand juga menetapkan kalender tanam untuk mempercepat penanaman padi dan panen di daerah yang rawan banjir dan mengganti varietas padi tradisional. Penanaman padi juga ditetapkan dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah banjir. Lahan basah dimanfaatkan sebagai spons dalam pengendalian banjir. Pada musim hujan, lahan basah berfungsi sebagai penyimpan kelebihan air hujan. Sedangkan pada musim kemarau, lahan bahas berfungsi sebagai penahan air pada musim kemarau.[5]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Suvarnaraksha, A., dan Kenzo, U. (27 Juni 2023). "Geographical Characters of Northern Thailand". A field guild to the Northern Thai Fishes (PDF) (dalam bahasa Inggris). Chiang Mai: Faculty of Fisheries Technology and Aquatic Resources, Maejo University. hlm. i. ISBN 978-616-8146-70-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Bärlund, I., dkk. (2016). "4. Water Pollution in River Basins". Dalam Alcamo, Joseph (ed.). A Snapshot of the World's Water Quality: Towards a global assessment (PDF) (dalam bahasa Inggris). Nairobi: United Nations Environment Programme. hlm. 63. ISBN 978-92-807-3555-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Anukularmphai, Apichart (2010). Implementing Integrated Water Resources Management (IWRM): based on Thailand's experience (PDF) (dalam bahasa Inggris). Bangkok: Mekong Water Dialogues. hlm. 10.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |lay-url= diabaikanPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ OECD Development Pathways. "Chapter 3. Towards better management of water security in Thailand's Northern Region". Multi‑dimensional Review of Thailand Volume 3: From Analysis to Action (PDF) (dalam bahasa Inggris). Paris: OECD Publishing. hlm. 82. doi:10.1787/7ef9363b-en. ISBN 978-92-64-44752-3. ISSN 2308-734X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 Hicks dan Mills 2022, hlm. 24.
  6. ↑ Hicks dan Mills 2022, hlm. 21.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan