Sabtu, 07 November 2026
14:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sundarban

Sundarban

hutan di Bangladesh

Bagikan:
Sundarban
Situs Warisan Dunia UNESCO
330px-Sundarbans_09.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Sundarban&revid=29884101&groups=_f6f1b8f4fb38672e53b1b9acab56d7d472492caa&parser=parsoid
Peta interaktif Sundarban
KriteriaAlam: ix, x
Referensi798
Pengukuhan1997 (21)

Taman Nasional (Shundorbôn Jatio Uddan) Sundarban adalah muara hutan bakau terbesar di dunia.[1] Selain itu, Taman Nasional Sundarban juga merupakan sebuah Taman Nasional yang menjadi tempat pelestarian Harimau dan tumbuhan biosfer.[1] Taman Nasional ini terletak di delta Sundarban di negara bagian India Benggala Barat.[1] Wilayah ini merupakan wilayah yang padat karena ditutupi oleh hutan bakau, dan merupakan salah satu cadangan terbesar bagi harimau Benggala.[1] Hal ini juga menjadi rumah bagi berbagai burung, spesies reptil dan invertebrata, termasuk buaya air garam.[1]

Sekitar dua puluh jenis dari lima puluh enam jenis mangrove yang ditemukan di dunia, tumbuh dengan baik di Sundarban.[2] Vegetasi mangrove iniumumnya diidentifikasikan dalam hutan campuran, hutan bakau, hutan pesisir, hutan hujan basah dan hutan rumput alluvial.[3] Sedangkan sungai di Sundarban adalah tempat pertemuan air asin dan air tawar. Sehingga wilayah tersebut merupakan wilayah transisi antara air tawar dari sungai-sungai yang berasal dari Sungai Gangga dan air tawar dari Teluk Benggala.[4]

Vegetasi bakau itu sendiri membantu dalam pembentukan daratan baru dan vegetasi itu memainkan peran penting dalam morfologi rawa.[1] Kegiatan tumbuhan mangrove ini dapat mengembangkan fitur mikromorfologi untuk menciptakan substrat bibit mangrove. Morfologi dan evolusi dari bukit eolian dikendalikan oleh tanaman xerofitik dan halofitik.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Pasha, Mostafa Kamal; Siddiqui, Neaz Ahmad (2003), "Sundarbans", dalam Islam, Sirajul (ed.), Banglapedia: national encyclopedia of Bangladesh, Dhaka: Asiatic Society of Bangladesh, ISBN 9843205766, diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-16, diakses tanggal 2010-06-09
  2. ↑ "www.bforest.gov.bd/highlights.php". Diarsipkan dari asli tanggal 2004-12-07. Diakses tanggal 2010-06-09.
  3. ↑ UNDP, 1998. Integrated resource development of the Sundarbans Reserved Forests, Bangladesh. Volume I Project BGD/84/056, United Nations Development Programme, Food and Agriculture Organization of the United Nations, Dhaka, The People's Republic of Bangladesh. 323 p.
  4. ↑ Hussain, Z. and G. Acharya, 1994. (Eds.) Mangroves of the Sundarbans. Volume two: Bangladesh. IUCN, Bangkok, Thailand. 257 p.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sundarbans.
Wikivoyage logo
Wikiwisata memiliki panduan wisata Sundarbans.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan