Rabu, 23 September 2026
10:56 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis
Sundarban

Sundarban

hutan di Bangladesh

Sundarban
Situs Warisan Dunia UNESCO
330px-Sundarbans_09.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Sundarban&revid=29884101&groups=_f6f1b8f4fb38672e53b1b9acab56d7d472492caa&parser=parsoid
Peta interaktif Sundarban
KriteriaAlam: ix, x
Referensi798
Pengukuhan1997 (21)

Taman Nasional (Shundorbôn Jatio Uddan) Sundarban adalah muara hutan bakau terbesar di dunia.[1] Selain itu, Taman Nasional Sundarban juga merupakan sebuah Taman Nasional yang menjadi tempat pelestarian Harimau dan tumbuhan biosfer.[1] Taman Nasional ini terletak di delta Sundarban di negara bagian India Benggala Barat.[1] Wilayah ini merupakan wilayah yang padat karena ditutupi oleh hutan bakau, dan merupakan salah satu cadangan terbesar bagi harimau Benggala.[1] Hal ini juga menjadi rumah bagi berbagai burung, spesies reptil dan invertebrata, termasuk buaya air garam.[1]

Sekitar dua puluh jenis dari lima puluh enam jenis mangrove yang ditemukan di dunia, tumbuh dengan baik di Sundarban.[2] Vegetasi mangrove iniumumnya diidentifikasikan dalam hutan campuran, hutan bakau, hutan pesisir, hutan hujan basah dan hutan rumput alluvial.[3] Sedangkan sungai di Sundarban adalah tempat pertemuan air asin dan air tawar. Sehingga wilayah tersebut merupakan wilayah transisi antara air tawar dari sungai-sungai yang berasal dari Sungai Gangga dan air tawar dari Teluk Benggala.[4]

Vegetasi bakau itu sendiri membantu dalam pembentukan daratan baru dan vegetasi itu memainkan peran penting dalam morfologi rawa.[1] Kegiatan tumbuhan mangrove ini dapat mengembangkan fitur mikromorfologi untuk menciptakan substrat bibit mangrove. Morfologi dan evolusi dari bukit eolian dikendalikan oleh tanaman xerofitik dan halofitik.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Pasha, Mostafa Kamal; Siddiqui, Neaz Ahmad (2003), "Sundarbans", dalam Islam, Sirajul (ed.), Banglapedia: national encyclopedia of Bangladesh, Dhaka: Asiatic Society of Bangladesh, ISBN 9843205766, diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-16, diakses tanggal 2010-06-09
  2. "www.bforest.gov.bd/highlights.php". Diarsipkan dari asli tanggal 2004-12-07. Diakses tanggal 2010-06-09.
  3. UNDP, 1998. Integrated resource development of the Sundarbans Reserved Forests, Bangladesh. Volume I Project BGD/84/056, United Nations Development Programme, Food and Agriculture Organization of the United Nations, Dhaka, The People's Republic of Bangladesh. 323 p.
  4. Hussain, Z. and G. Acharya, 1994. (Eds.) Mangroves of the Sundarbans. Volume two: Bangladesh. IUCN, Bangkok, Thailand. 257 p.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sundarbans.
Wikiwisata memiliki panduan wisata Sundarbans.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan