Kamis, 15 Oktober 2026
10:25 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Sun Weishi

Sun Weishi

Bagikan:
Sun Weishi
孙维世
250px-Sun_Weiseh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1921-11-30)30 November 1921
Meninggal15 Oktober 1968(1968-10-15) (umur 46)
Beijing
Penyebab kematian
Hukuman penjara yang melanggar hukum (dieksekusi oleh Jiang Qing)
Nama lainLi Lin 李琳
AlmamaterUniversitas Sun Yat-sen Moskow
PekerjaanPenulis, sutradara, aktris
Karya terkenalHow Steel is Made; The Inspector General; Little Rabbit; Uncle Vanya; Joys and Sorrows; Peach Flower Fan; Portrait of One Hundred Clowns; The Hatred of Black Slaves; The Rising Sun
Pasangan menikahJin Shan
Orang tuaSun Bingwen (孫炳文) (1885-1927)
Ren Rui
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Sun.
Sun Weishi
Hanzi tradisional: 孫維世
Hanzi sederhana: 孙维世
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Sūn Wéishì

Sun Weishi (30 November, 1921 – 15 Oktober, 1968) adalah sutradara wanita pertama drama lisan modern yang disebut (Huaju) dalam sejarah Tiongkok. Ayah Sun dibunuh oleh Kuomintang (KMT) pada tahun 1927, dan Sun akhirnya diadopsi oleh Zhou Enlai, yang kemudian menjadi perdana menteri pertama Republik Rakyat Tiongkok. Sewaktu di Yan'an, Sun bermusuhan dengan istri Mao, Jiang Qing, yang dulunya juga seorang aktris, persaingan antara keduanya yang berlangsung sepanjang hidup Sun.

Selama Perang Dunia II, Sun tinggal di Moskow, belajar teater. Lin Biao juga berada di Moskow pada saat itu dan melamar Sun sebelum kembali ke Tiongkok pada tahun 1942, tetapi Sun menolaknya. Lin menikahi wanita lain, Ye Qun, pada tahun 1943. Ye menyimpan dendam seumur hidup terhadap Sun karena hubungannya dengan Lin sebelumnya.

Setelah akhir Perang Dunia II, Sun kembali ke Tiongkok, dia aktif dalam bidang akting dan penyutradaraan di teater Tiongkok. Pada tahun 1950, tak lama setelah berdirinya Republik Rakyat Tiongkok, Sun diundang untuk menjadi sutradara Teater Seni Pemuda Tiongkok. Sun menikah di Tiongkok pada tahun itu dengan Jin Shan yang merupakan aktor paling terkenal saat itu dan dijuluki sebagai Clark Gable di panggung Shanghai.

Selama beberapa tahun berikutnya Sun mengadakan sejumlah pertunjukan yang diterima publik dengan sangat baik, beberapa di antaranya bahkan terkenal di seluruh Tiongkok. Pada tahun 1956, Sun menjadi direktur artistik dan wakil presiden Teater Eksperimental Tiongkok, dan menggelar sejumlah drama yang juga diterima dengan baik selama dekade berikutnya.

Ketika Revolusi Kebudayaan terjadi pada tahun 1966, Zhou Enlai mengirim Sun dan suaminya untuk bekerja di Daqing sekaligus melindungi mereka dari penganiayaan politik, tetapi Jiang Qing dan Ye Qun berkonspirasi secara diam-diam, mereka menangkap Sun ketika mengunjungi Zhou Enlai di Beijing pada tahun 1968.

Sun dihukum tanpa pengadilan, dan disiksa di penjara rahasia selama tujuh bulan sebelum akhirnya meninggal. Setelah Sun wafat, Jiang Qing mengatur agar jasad Sun dikremasi sebelum otopsi dilakukan dan abunya harus dibuang sebelum Zhou atau kerabat Sun lainnya dapat mengambilnya. Suami Sun tidak diberitahu tentang kematian Sun sampai pembebasannya pada tahun 1975.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan