Senin, 12 Oktober 2026
14:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Sultan Agung Komaruddin

Sultan Palembang

Bagikan:
Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno
Sultan Palembang Ke-3
Berkuasa1714–1727
PendahuluSultan Muhammad Mansyur
PenerusSultan Mahmud Badaruddin I
LahirKesultanan Palembang
Meninggal1727
Kesultanan Palembang.
AyahSultan Susuhunan Abdurrahman
IbuRatu Agung dari Palembang binti Kimas Marta Yuda
Keturunan
Nama takhta
Sultan Agung Qomar Ad-Din fi Balad Palimbang
WangsaAzmatkhan
Agama40px-IslamSymbol1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Islam

Sultan Agung Komaruddin (1714-1727), adalah Sultan Palembang antara 1714-1727. Ia adalah putra Sri Susuhunan Abdurrahman dan Ratu Agung. Ia naik tahta atas wasiat kakaknya, Sultan Mansyur setelah putra mahkota yang seharusnya menjadi Sultan yakni Pangeran Purbaya wafat karena diduga diracun pada 1710.

Didahului oleh:
Sultan Muhammad Mansyur
Sultan Palembang
1718-1727
Diteruskan oleh:
Mahmud Badaruddin I


Gelar

Beliau bergelar Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno bin Sultan Susuhunan Abdurrohman Khalifatul Mukminin bin Seda ing Pasarean.

Latar Belakang

Beliau menggantikan keponakannya, Pangeran Purbaya dari Palembang yang meninggal 1 hari setelah berkuasa karena diracun. Beliau merupakan adik dari Sultan Muhammad Mansyur, Beliau juga adalah sosok yang mampu mendamaikan Perang Saudara Palembang yang melibatkan Sultan Anom Alimuddin dan Mahmud Badaruddin I, dua anak Sultan Muhammad Mansyur yang memperebutkan taktha Kesultanan Palembang Darussalam.

Referensi

  • Andaya, Barbara Watson (1993). To Live as Brothers: Southeast Sumatra in the Seventeenth and Eighteenth Centuries. University of Hawaii Press. ISBN 0-8248-1489-4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan