Selasa, 13 Oktober 2026
08:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Sultan Amai

Sultan Amai

Bagikan:
Sultan Amai
Ti Tulutani Amai Ta Olongia Lopo Isilamu Sultan Amai
Sultan pertama dalam Kesultanan Gorontalo atau Raja ke-7 dari Pohala'a Hulontalo atau Kerajaan Gorontalo
Berkuasa1523 - 1550
PendahuluRaja Detu
PenerusSultan Matolodula Kiki
LahirTahun 1460 Masehi
MeninggalBiawu, Kesultanan Gorontalo

Sultan Amai (ditulis juga Sultan Amay) adalah raja pertama di Kerajaan Gorontalo yang memeluk agama Islam yang kemudian bergelar Ta Olongia Lopo Isilamu (Raja yang menerima Islam). Sultan Amai adalah sultan muda yang memerintah antara tahun 1523 - 1550. Sultan Amai lahir pada tahun 1460 Masehi dan wafat di Biawu, ibukota Kesultanan Gorontalo.

Sultan Amai digantikan oleh putera mahkotanya, Matolodulakiki. Matolodulakiki merupakan Sultan kedua kesultanan Gorontalo atau Raja ke-8 sejak terbentuknya Kerajaan Gorontalo yang kembali menyempurnakan konsep kerajaan Islam yang dirintis oleh ayahnya, Sultan Amai.

250px-Makam_Sultan_Amay.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Sultan Amay di kompleks Masjid Hunto Sultan Amai

Proses Masuk Islam

Sultan Amai ingin meminang putri Raja Palasa dari Sulawesi Tengah, sang putri yang berasal dari kerajaan Islam di Sulawesi Tengah inipun mengajukan beberapa persyaratan. Pertama, Sultan Amai dan rakyat Gorontalo harus diislamkan, dan yang kedua adat kebiasaan dalam masyarakat Gorontalo harus bersumber dari Alquran. Dua syarat itu diterima oleh Amai.

Sebelum menikah Sultan Amai mengumpulkan seluruh rakyatnya. Sultan Amai dengan terang-terangan mengumumkan diri telah memeluk agama Islam secara sah dan kemudian meminta seluruh pengikutnya untuk melakukan pesta meriah. Pada pesta tersebut Sultan Amai meminta kepada rakyatnya untuk menyembelih babi disertai dengan pelaksanaan sumpah adat. Saat pendeklarasian sumpah tersebut, adalah hari terakhir rakyat Gorontalo memakan babi.

Usai proses sumpah adat, Sultan Amai kemudian meminta rakyatnya untuk masuk Islam dengan membaca dua kalimat syahadat. Ia sendiri kemudian mengganti gelarnya yang sebelumnya disebut Raja dengan gelar raja Islam, yaitu sultan.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan