Minggu, 11 Oktober 2026
14:44 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Suku Karon

suku bangsa di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang Suku Karon, sub-suku Maybrat. Untuk suku yang disebut juga Karon Pantai, lihat Suku Abun. Untuk sub-suku Biak atau disebut juga Bikar, lihat Suku Biak Karon. Untuk sub-suku Arfak, lihat Suku Meyah.

Suku Miyah atau Karon Gunung atau Karon Dori adalah kelompok etnis yang mendiami Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya. Suku ini tersebar di wilayah sekitar Kampung Siakwa, Distrik Miyah. Mereka menggunakan bahasa Karon atau disebut Karon Dori, suku ini merupakan salah satu sub-suku Maybrat.

Sebagian besar dari anggota masyarakat Karon ini berdiam di daerah pedalaman, di lembah dan pebukitan pegunungan Arfak, namun sebagian lainnya sudah berdiam di daerah pantai. Di daerah pantai itu, sudah terjadi pencampuran dengan suku bangsa lain, antara orang Karon Dori dengan orang Karon Pantai (Abun), Biak Karon (Bikar), Moi, Pacta, Madik, Meyakh, Arfak, dan lain-lain. Mereka terbagi atas kelompok-kelompok kecil yang tinggal berjauhan, dibatasi oleh lingkungan hutan lebat.[1]

Referensi

  1. ↑ Melalatoa, M. Junus (1995). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan