Selasa, 22 September 2026
23:27 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Sudarso

pelukis Indonesia

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.

Sudarso adalah seorang pelukis sekaligus pengajar praktik melukis di Akademi Seni Rupa Indonesia.[1]

Masa muda dan pendidikan

Ayah Sudarso adalah seorang carik desa.[butuh rujukan] Sejak masih kanak-kanak, Sudarso suka membuat ilustrasi dari tokoh-tokoh wayang kulit.[2] Tamat Sekolah Dasar Arjoena School di Ajibarang, Jawa Tengah, tahun 1931.[butuh rujukan]

Karier dan karya

Sudarso mulai belajar melukis pada tahun 1937 secara autodidak.[3] Sejak itu sampai tahun 1938 berkelana ke Bandung, hidup dari berdagang telur dan susu berkeliling kota hingga bertemu Affandi, pelanggannya.[butuh rujukan]Ia melukis bersama dengan pelukis lain di Kota Bandung yaitu Affandi, Barli, Wahdi dan Hendra Gunawan.[4] Mulai saat itu ia berlatih melukis dengan Affandi.[butuh rujukan]

Ia pernah mengadakan pameran lukisan tunggal di Kedutaan Argentina, Jakarta pada tahun 1960, dan di Balau Budaya Jakarta tahun 1969.[5] Tentang seni lukisnya, ia terkenal dalam Seni Lukis Jakarta dalam Sorotan.[5] Sudarso suka melukis perempuan desa yang tampak sederhana dengan gambar pemandangan alam sebagai latar dengan gaya yang khas.[5] Ia dianggap tepat dalam mengungkapkan psikologi wanita desa, sederhana, polos dan wajar.[5] Kebanyakan lukisan itu berpose sedang duduk.[5] Penggambaran kaki tangan perempuan-perempuan dalam arti kualitatif juga sangat menonjol.[5] Affandi mengakui bahwa sampai saat ini, dia merupakan pelukis Indonesia yang pandai menggambar kaki dan tangan.[5] Beberapa karyanya adalah, Gajah Uwong, Wanita, Ibu dan Anak, dan Dik Kedah.[5]

Referensi

  1. Rosidi, Ajip (2010). Mengenang Hidup Orang Lain: Sejumlah Obituari. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. hlm. 405. ISBN 978-979-91-0222-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. WIbawa, Guntur Tri (Januari 2018). "Sudarso: Dari Pengantar Susu dan Telur Jadi Seniman". An1mage. 3 (1): 25.
  3. Sekretariat Negara Indonesia (2017). Senandung Ibu Pertiwi: Painting Exhibition, Collection of the Presidential Palace of the Republic of Indonesia. Sekretariat Presiden, Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. hlm. 104.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |lay-url= diabaikanPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Djien, Oei Hong (April 2012). Gautama, C., dan Khoiri R., I. (ed.). Seni dan Mengoleksi Seni: Kumpulan. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, OHD Museum & Djarum Foundation. hlm. 62. ISBN 978-979-91-0439-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3323
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan