Kamis, 24 September 2026
02:52 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Stratus

Stratus

bisa terbentuk dari Banyak Asap

Awan stratus

Awan stratus
Awan stratus
Awan stratus
SingkatanSt
SimbolCL_6.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Ketinggiandi bawah 2.000 meter m
( ft)

Stratus (St) adalah awan yang berbentuk kabut yang berada pada ketinggian rendah.[1] Awan stratus termasuk dalam sepuluh bentuk dasar awan atau genera, istilah stratus menunjukan pelapisan atau stratifikasi yang berbentuk lembaran atau lapisan.[1] Awan stratus tidak tumbuh secara vertikal seperti tipe kumulus, awan ini berkembang mengikuti aliran angin yang mengakibatkan udara terkondensasi pada ketinggian rendah.[1][2] Awan stratus terdiri dari butir-butir air dan berada di ketinggian di bawah 2 km.[1] Awan ini dapat berkembang menjadi nimbostratus yang akan menghasilkan hujan dan cuaca yang buruk.[2]

Awan stratus berbentuk seragam dan cenderung datar dengan warna abu-abu, awan ini dapat menyebabkan gerimis.[3] Bentuk awan stratus tipis sehingga dapat menghasilkan korona atau cincin cahaya yang terbentuk akibat difraksi sinar matahari atau bulan.[1] Awan status jarang menghasilkan hujan karena gerakan vertikal ke atas untuk memicu presipitasinya sangat lemah.[4] Kombinasi awan stratus dengan awan lainnya akan membentuk jenis-jenis awan antara lain: cirrostratus, altostratus, nimbostratus, dan stratokumulus.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Trewartha, Glenn T., dan Horn, Lyle H. (1995). Pengantar Iklim Edisi kelima. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. ISBN 979-420-375-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. 1 2 "Mengenal jenis-jenis awan". Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-28. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
  3. (Inggris) "Cloud Classification and Characteristics". National Weather Service Weather Forecast Office. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
  4. 1 2 (Inggris) "Stratus clouds". USA Today. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-28. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
Ikon rintisan

Artikel bertopik meteorologi dan klimatologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan