Rabu, 30 September 2026
08:18 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Camar-kejar kecil

Camar-kejar kecil

spesies burung

Bagikan:
Camar-kejar kecil
250px-Long-tailed_Skua_%28js%29_26.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
S. longicaudus
Nama binomial
Stercorarius longicaudus
(Vieillot, 1819)
Artikel takson sembarang
250px-Stercorarius_longicaudus_MHNT.ZOO.2010.11.132.4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stercorarius longicaudus

Camar-kejar kecil (Stercorarius longicaudus) adalah spesies burung dalam famili Stercorariidae.

Penyebaran dan subspesies

Di Indonesia, camar-kejar kecil adalah pengunjung yang langka di lautan Sunda Besar. Burung ini juga tercatat di lepas pantai Jawa Barat dan Bali. Camar-kejar kecil terdiri dari dua subspesies, dengan daerah persebaran:[2]

  1. S. l. longicaudus (Vieillot, 1819), tersebar di dataran tinggi Arktik dan subarktik di Skandinavia dan Rusia ke timur sampai Delta Sungai Lena; musim dingin bermigrasi ke sub-Antarktika dan lautan Amerika Selatan serta Afrika bagian selatan.
  2. S. l. pallescens (Løppenthin, 1932), tersebar di Arktik Greenland, Amerika Utara dan Siberia ke timur sampai delta Sungai Lena; musim dingin bermigrasi ke lautan Amerika Selatan serta Afrika bagian selatan. Mungkin juga sampai di Australia dan Selandia Baru.

Tempat hidup dan kebiasaan

Di luar musim berbiak, camar-kejar kecil menghabiskan sebagian besar waktunya di lautan lepas, sangat jarang berada di dekat daratan. Pada musim berbiak, mendatangi tundra di Arktik dan sub-Arktik sampai ketinggian 1.300 m dpl untuk membuat sarang di permukaan tanah. Jumlah telur maksimal dua butir, tetapi biasanya sangat tergantung pada ketersediaan tikus sebagai makanan. Burung muda akan menghabiskan tahun pertama dan keduanya di lautan selatan sebelum kembali ke utara untuk berbiak. Di laut, burung ini biasanya berburu ikan, inverteberata laut, udang, dan bangkai sebagai makanan. Populasi tidak-berbiak kadang berkumpul dalam kelompok kecil saat mencari makan atau bertengger.[2]

Morfologi

Stercorarius longicaudus berukuran sekitar 47-67.5 cm. S. longicaudus yang tidak berbiak ditandai dengan ukuran lebih kecil. Bagian sayap bawah berwarna gelap, sedikit putih di bagian atas. Pada fase berbiak dibedakan dengan ekor yang sangat panjang. Pola sayap atas dua warna. Pola bagian bawah berwarna abu-abu.[3]

Referensi

  1. ↑ "Stercorarius longicaudus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Camar-kejar Kecil". Kutilang Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggal 4 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 104.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Stercorarius longicaudus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan