Jumat, 06 November 2026
17:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kepulauan Sunda Besar

Kepulauan Sunda Besar

gugusan kepulauan di Indonesia, Malaysia, dan Brunei

Bagikan:
Kepulauan Sunda Besar
330px-LocationGreaterSundaIslands.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepulauan Sunda Besar ditandai warna merah
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kepulauan_Sunda_Besar&revid=28030620&groups=_eb21d1caf6cfcfcb697c5b4a4893664e6e819805&parser=parsoid
Peta interaktif Kepulauan Sunda Besar
Geografi
LokasiPerhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara Asia Tenggara
Koordinat0°00′N 110°00′E / 0.000°N 110.000°E / 0.000; 110.000
KepulauanKepulauan Sunda
Jumlah pulau4
Pulau besarJawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan
Luas75.000.000 ha
Titik tertinggiGunung Kinabalu (4.095 m)
Pemerintahan
Negara Brunei
 Indonesia
 Malaysia
 Singapura
Kependudukan
Kelompok etnikSunda, Jawa, Bali, Lampung, Minangkabau, Melayu, Batak, Dayak, Banjar, Aceh, dan Austronesia lain

Kepulauan Sunda Besar adalah gugusan pulau utama di wilayah Asia Tenggara yang merupakan bagian dari Kepulauan Melayu. Kepulauan ini terdiri dari empat pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, beserta pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya. Kepulauan ini mencakup wilayah yang merupakan bagian dari negara Indonesia, serta sebagian kecil wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam. Secara geografis, Kepulauan Sunda Besar terletak di bagian barat Kepulauan Nusantara, yang membedakannya dari Kepulauan Sunda Kecil di bagian timur.

Geografi

Kepulauan Sunda Besar terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, membentang di wilayah khatulistiwa. Berikut adalah rincian geografis dari empat pulau utama:

Sumatra

  • Luas: 473.481 km²
  • Ciri utama: Sumatra adalah pulau terbesar kedua di Indonesia dan terbesar keenam di dunia. Pulau ini memiliki pegunungan Bukit Barisan yang membentang sepanjang pulau, serta Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia. Sumatra kaya akan sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas alam, dan hutan tropis.

Jawa

  • Luas: 128.297 km²
  • Ciri utama: Jawa adalah pulau terpadat di dunia dengan lebih dari 150 juta penduduk. Pulau ini terkenal dengan gunung-gunung berapi aktif seperti Merapi, Semeru, dan Bromo, serta kota-kota besar seperti Jakarta (ibu kota Indonesia), Surabaya, dan Bandung.

Kalimantan

  • Luas: 743.330 km² (bagian Indonesia), total luas 748.168 km² (termasuk wilayah Malaysia dan Brunei)
  • Ciri utama: Kalimantan (Borneo) adalah pulau terbesar ketiga di dunia. Wilayah ini sebagian besar berupa hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk orangutan Kalimantan.

Sulawesi

Geologi

Kepulauan Sunda Besar terletak di wilayah pertemuan tiga lempeng tektonik: Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Kondisi ini menjadikan wilayah ini rawan terhadap aktivitas vulkanik dan gempa bumi. Beberapa gunung berapi paling aktif di dunia, seperti Gunung Merapi di Jawa dan Gunung Sinabung di Sumatra, berada di kepulauan ini.

Ekonomi

Kepulauan Sunda Besar memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan Asia Tenggara.

  1. Sumatra merupakan pusat produksi minyak sawit, karet, dan batu bara.
  2. Jawa adalah pusat industri, perdagangan, dan pemerintahan Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota memiliki kontribusi besar terhadap PDB nasional.
  3. Kalimantan terkenal dengan ekspor kayu, batu bara, dan minyak bumi.
  4. Sulawesi berfokus pada sektor pertanian dan perikanan, serta merupakan penghasil nikel terbesar di Indonesia.

Keanekaragaman Hayati

Kepulauan Sunda Besar merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.

Flora

Hutan tropis di Sumatra dan Kalimantan adalah rumah bagi pohon-pohon seperti meranti, keruing, dan rotan. Jawa, meskipun telah banyak berubah karena urbanisasi, masih memiliki kawasan konservasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon.

Fauna

  • Sumatra: Harimau sumatra, gajah sumatra, dan badak sumatra.
  • Kalimantan: Orangutan Kalimantan dan bekantan.
  • Sulawesi: Anoa, babirusa, dan tarsius.
  • Jawa: Badak jawa dan macan tutul jawa.

Budaya

Kepulauan Sunda Besar memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan beragam suku dan tradisi.

Sejarah

Kepulauan Sunda Besar telah menjadi pusat peradaban sejak zaman prasejarah. Pulau-pulau ini memainkan peran penting dalam perdagangan rempah-rempah pada abad ke-15 dan 16, dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya di Sumatra, Majapahit di Jawa, dan Kerajaan Gowa-Tallo di Sulawesi. Penjajahan Eropa membawa pengaruh besar, terutama oleh Belanda yang mendominasi wilayah ini hingga kemerdekaan Indonesia pada 1945.

Transportasi

Kepulauan Sunda Besar memiliki jaringan transportasi yang berkembang pesat, termasuk:

  1. Bandara Internasional: Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Kualanamu (Medan), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar).
  2. Pelabuhan: Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Pelabuhan Makassar.
  3. Transportasi Darat: Jalur tol Trans-Jawa dan proyek Trans-Sumatra sedang dikembangkan untuk mempercepat mobilitas.

Pembagian Administratif

Sebagian besar wilayah Kepulauan Sunda Besar berada di Indonesia, dengan beberapa wilayah di Kalimantan berada di bawah Malaysia (Sarawak dan Sabah) dan Brunei. Berikut pembagian administratif utama:

Lihat pula

Referensi

  • Badan Pusat Statistik Indonesia, 2023
  • World Wildlife Fund (WWF) Indonesia
  • Sejarah Kepulauan Nusantara, 2022

Catatan kaki

Ikon rintisan

Artikel bertopik pulau di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan