Selasa, 22 September 2026
14:09 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Kepulauan Sunda Besar

Kepulauan Sunda Besar

gugusan kepulauan di Indonesia, Malaysia, dan Brunei

Kepulauan Sunda Besar
330px-LocationGreaterSundaIslands.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepulauan Sunda Besar ditandai warna merah
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kepulauan_Sunda_Besar&revid=28030620&groups=_eb21d1caf6cfcfcb697c5b4a4893664e6e819805&parser=parsoid
Peta interaktif Kepulauan Sunda Besar
Geografi
LokasiPerhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara Asia Tenggara
Koordinat0°00′N 110°00′E / 0.000°N 110.000°E / 0.000; 110.000
KepulauanKepulauan Sunda
Jumlah pulau4
Pulau besarJawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan
Luas75.000.000 ha
Titik tertinggiGunung Kinabalu (4.095 m)
Pemerintahan
Negara Brunei
 Indonesia
 Malaysia
 Singapura
Kependudukan
Kelompok etnikSunda, Jawa, Bali, Lampung, Minangkabau, Melayu, Batak, Dayak, Banjar, Aceh, dan Austronesia lain

Kepulauan Sunda Besar adalah gugusan pulau utama di wilayah Asia Tenggara yang merupakan bagian dari Kepulauan Melayu. Kepulauan ini terdiri dari empat pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, beserta pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya. Kepulauan ini mencakup wilayah yang merupakan bagian dari negara Indonesia, serta sebagian kecil wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam. Secara geografis, Kepulauan Sunda Besar terletak di bagian barat Kepulauan Nusantara, yang membedakannya dari Kepulauan Sunda Kecil di bagian timur.

Geografi

Kepulauan Sunda Besar terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, membentang di wilayah khatulistiwa. Berikut adalah rincian geografis dari empat pulau utama:

Sumatra

  • Luas: 473.481 km²
  • Ciri utama: Sumatra adalah pulau terbesar kedua di Indonesia dan terbesar keenam di dunia. Pulau ini memiliki pegunungan Bukit Barisan yang membentang sepanjang pulau, serta Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia. Sumatra kaya akan sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas alam, dan hutan tropis.

Jawa

  • Luas: 128.297 km²
  • Ciri utama: Jawa adalah pulau terpadat di dunia dengan lebih dari 150 juta penduduk. Pulau ini terkenal dengan gunung-gunung berapi aktif seperti Merapi, Semeru, dan Bromo, serta kota-kota besar seperti Jakarta (ibu kota Indonesia), Surabaya, dan Bandung.

Kalimantan

  • Luas: 743.330 km² (bagian Indonesia), total luas 748.168 km² (termasuk wilayah Malaysia dan Brunei)
  • Ciri utama: Kalimantan (Borneo) adalah pulau terbesar ketiga di dunia. Wilayah ini sebagian besar berupa hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk orangutan Kalimantan.

Sulawesi

Geologi

Kepulauan Sunda Besar terletak di wilayah pertemuan tiga lempeng tektonik: Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Kondisi ini menjadikan wilayah ini rawan terhadap aktivitas vulkanik dan gempa bumi. Beberapa gunung berapi paling aktif di dunia, seperti Gunung Merapi di Jawa dan Gunung Sinabung di Sumatra, berada di kepulauan ini.

Ekonomi

Kepulauan Sunda Besar memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan Asia Tenggara.

  1. Sumatra merupakan pusat produksi minyak sawit, karet, dan batu bara.
  2. Jawa adalah pusat industri, perdagangan, dan pemerintahan Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota memiliki kontribusi besar terhadap PDB nasional.
  3. Kalimantan terkenal dengan ekspor kayu, batu bara, dan minyak bumi.
  4. Sulawesi berfokus pada sektor pertanian dan perikanan, serta merupakan penghasil nikel terbesar di Indonesia.

Keanekaragaman Hayati

Kepulauan Sunda Besar merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.

Flora

Hutan tropis di Sumatra dan Kalimantan adalah rumah bagi pohon-pohon seperti meranti, keruing, dan rotan. Jawa, meskipun telah banyak berubah karena urbanisasi, masih memiliki kawasan konservasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon.

Fauna

  • Sumatra: Harimau sumatra, gajah sumatra, dan badak sumatra.
  • Kalimantan: Orangutan Kalimantan dan bekantan.
  • Sulawesi: Anoa, babirusa, dan tarsius.
  • Jawa: Badak jawa dan macan tutul jawa.

Budaya

Kepulauan Sunda Besar memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan beragam suku dan tradisi.

Sejarah

Kepulauan Sunda Besar telah menjadi pusat peradaban sejak zaman prasejarah. Pulau-pulau ini memainkan peran penting dalam perdagangan rempah-rempah pada abad ke-15 dan 16, dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya di Sumatra, Majapahit di Jawa, dan Kerajaan Gowa-Tallo di Sulawesi. Penjajahan Eropa membawa pengaruh besar, terutama oleh Belanda yang mendominasi wilayah ini hingga kemerdekaan Indonesia pada 1945.

Transportasi

Kepulauan Sunda Besar memiliki jaringan transportasi yang berkembang pesat, termasuk:

  1. Bandara Internasional: Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Kualanamu (Medan), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar).
  2. Pelabuhan: Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Pelabuhan Makassar.
  3. Transportasi Darat: Jalur tol Trans-Jawa dan proyek Trans-Sumatra sedang dikembangkan untuk mempercepat mobilitas.

Pembagian Administratif

Sebagian besar wilayah Kepulauan Sunda Besar berada di Indonesia, dengan beberapa wilayah di Kalimantan berada di bawah Malaysia (Sarawak dan Sabah) dan Brunei. Berikut pembagian administratif utama:

Lihat pula

Referensi

  • Badan Pusat Statistik Indonesia, 2023
  • World Wildlife Fund (WWF) Indonesia
  • Sejarah Kepulauan Nusantara, 2022

Catatan kaki

Ikon rintisan

Artikel bertopik pulau di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan