Sabtu, 07 November 2026
10:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Stegodon

Stegodon

genus mamalia

Bagikan:
Stegodon
Rentang waktu: Miosen Akhir–Pleistosen Akhir, 11.6–0.01 jtyl
330px-Giant_Mastodon_Skeleton_%2810096915486%29_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka Stegodon di Museum Provinsi Gansu
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Proboscidea
Famili: †Stegodontidae
Genus: †Stegodon
Falconer, 1857
Spesies
  • †S. aurorae Matsumoto, 1918
  • †S. elephantoides Clift, 1828
  • †S. florensis Hooijer, 1957
  • †S. ganesha
    Faloner & Cautley, 1846
  • †S. kaisensis Hopwood, 1939
  • †S. luzonensis
    von Koenigswald, 1956
  • †S. miensis Matsumoto, 1941
  • †S. mindanensis Naumann, 1890
  • †S. orientalis Owen, 1870
  • †S. protoaurorae Aiba et al., 2010
  • †S. sompoensis Hooijer, 1964
  • †S. sondaari van den Bergh, 1999
  • †S. trigonocephalus Martin, 1887
  • †S. zdanskyi Hopwood, 1935
Artikel takson sembarang

Stegodon, berarti "gigi beratap" (dari bahasa Yunani Kuno στέγω, stégō, 'menutupi', + ὀδούς, odoús, 'gigi') karena bubungan pada gigi geraham yang membuatnya dapat dibedakan dari hewan lain, adalah genus anggota dari subfamili Stegodontinae yang telah punah dari bangsa Proboscidea (vertebrata berbelalai). Stegodon sempat dimasukkan dalam famili Elephantidae (Abel, 1919), tetapi juga ditempatkan dalam Stegodontidae (R. L. Carroll, 1988).[1] Stegodonts muncul dari 11.6 juta tahun yang lalu (Mya) sampai Pleistosen akhir, dengan jejak kehidupan yang terlokaliasi dan tidak terkonfirmasi sampai 4,100 tahun lalu. Fosil ditemukan di strata Asia dan Afrika dari Miosen Akhir; pada kala Pleistosen, mereka hidup di sebagian besar Asia dan Afrika Timur dan Tengah, dan di Wallacea sampai ke Timor.[1][2][3]

250px-Stegodon%E2%80%99s_ivory_displayed_at_Philippine_National_Museum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gading Stegodon dipajang di Museum Nasional Filipina

Tinjauan 130 lembar kertas yang berisi tulisan tentang 180 situs berbeda dengan sisa-sisa dari hewan Proboscidea di Tiongkok selatan mengungkapkan bahwa Stegodon lebih umum daripada gajah Asia; lembaran memberi tahu banyak penanggalan paling terkini, dengan yang termuda seumur 2,150 tahun SM (4,100 Sebelum Sekarang).[2] Namun, Turvey et al. (2013) melaporkan bahwa salah satu kumpulan fauna termasuk fosil Stegodon yang seharusnya berasal dari kala Holosen (dari Gulin, Provinsi Sichuan) ternyata berumur dari Pleistosen akhir; fosil stegodont lain yang seharusnya dari Holosen hilang dan usianya tidak dapat dibuktikan. Para penulis menyimpulkan bahwa kemunculan terakhir Stegodon yang telah terkonfirmasi dari Tiongkok adalah dari Pleistosen akhir, dan keberadaannya pada kala Holosen tidak dapat dibuktikan.[4]

250px-ExtinctElephant-SiwalikHills.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model Stegodon berukuran sama dengan aslinya

Taksonomi

Hingga masa sekarang dikenal dua belas jenis Stegodon:

Fosil-fosil stegodon banyak ditemukan di Indonesia, khususnya di pulau-pulau Indonesia bagian barat, seperti Pulau Sumatra, Jawa (Situs Cisaat, Ngandong, Patiayam, Sangiran, dan Trinil), dan Flores. Meskipun kebanyakan fosil gigi atau tulang rahang, ditemukan pula fosil tulang paha (femur) dan gading.

Referensi

  1. 1 2 PaleoBiology Database: Stegodon, basic info
  2. 1 2 H. Saegusa, "Comparisons of Stegodon and Elephantid Abundances in the Late Pleistocene of Southern China Diarsipkan 2006-05-08 di Wayback Machine", The World of Elephants -- Second International Congress, (Rome, 2001), 345-349.
  3. ↑ Louys, Julien; Price, Gilbert J.; O’Connor, Sue (2016-03-10). "Direct dating of Pleistocene stegodon from Timor Island, East Nusa Tenggara". PeerJ. 4: e1788. doi:10.7717/peerj.1788. ISSN 2167-8359. PMC 4793331. PMID 26989625.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. ↑ Samuel T. Turvey, Haowen Tong, Anthony J. Stuart and Adrian M. Lister (2013). "Holocene survival of Late Pleistocene megafauna in China: a critical review of the evidence". Quaternary Science Reviews. 76: 156–166. Bibcode:2013QSRv...76..156T. doi:10.1016/j.quascirev.2013.06.030.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Stegodon.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan