Selasa, 13 Oktober 2026
18:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Stasiun Saketi

Stasiun Saketi

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Saketi
Saketi+108 m[1]
330px-Saketi_sta_151230-0583_lsg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas Stasiun Saketi, 2015
Lokasi
Koordinat 6°24′0″S 105°59′18″E / 6.40000°S 105.98833°E / -6.40000; 105.98833
Ketinggian+108 m[1]
Operator
Letak
km 35+543 lintas Rangkasbitung–Labuan[1]
  • km 0+000 lintas Saketi-Bayah[2]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1906[4]
Ditutup1982
Diagram lintasan stasiun
ke Jasugi
arah Bayah
ke Sodong
arah Labuan
eks pemutar rel
ke Cikaduwen
arah Rangkasbitung
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.4,105.98833333333,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Saketi&revid=28930713&groups=_c00489fe0a4cc7ee21ba485a99cc8529364009f5&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Saketi (STI) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Saketi, Saketi, Pandeglang; terletak pada ketinggian +108 m, termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta. Stasiun ini dahulu merupakan stasiun percabangan yang mempunyai jalur cabang menuju Labuan, Pandeglang dan Bayah. Stasiun ini dibangun pada tahun 1906 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda Staatsspoorwegen (SS).[4]

Pada tahun 1943-1944, pemerintah jajahan Jepang membangun lintas kereta api dari Saketi menuju Bayah untuk mengangkut batu bara untuk keperluan Perang Dunia II. Ribuan romusha, terutama yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta, dikerahkan untuk membangun jalur yang sulit ini, dan puluhan ribu orang meninggal sebagai korbannya.[5] Namun lintas ini hanya sempat beroperasi hingga tahun 1951, dan pada akhirnya ditutup karena pemasukan yang minim sementara biayanya tinggi.[6]

Stasiun Saketi ditutup pada tahun 1982 karena kalah bersaing dengan moda transportasi yang lain. Kini bangunan stasiun ini digunakan sebagai rumah tempat tinggal.

Galeri

  • Bekas Stasiun Saketi dari arah timur
    Bekas Stasiun Saketi dari arah timur
  • Bekas Stasiun Saketi dari arah barat
    Bekas Stasiun Saketi dari arah barat

Referensi

  1. 1 2 3 PERUMKA,Buku Ikhtisar Lintas dan Emplasemen Wilayah Jawa: 01-008–01-010
  2. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  3. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  4. 1 2 Ekspedisi Anjer-Panaroekan: laporan jurnalistik Kompas halaman 45
  5. ↑ PT KAI: Napak Tilas Jalur Saketi – Bayah (diakses 02/1/2016)
  6. ↑ Detik.com: Data dan Fakta Tentang 'Jalur Maut' Saketi-Bayah, berita Selasa 29 Sep 2015, 17:05 WIB (diakses 02/1/2016)
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sodong
menuju Labuan
Labuan–Rangkasbitung Cikaduwen
Terminus Saketi–Bayah
20px-War_flag_of_the_Imperial_Japanese_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jalur kereta api rōmusha Jepang
Jasugi
menuju Bayah
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Saketi Station.


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Banten ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan