Kamis, 08 Oktober 2026
06:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Stasiun Labuan (Pandeglang)

Stasiun Labuan (Pandeglang)

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang stasiun di Kabupaten Pandeglang. Untuk stasiun di Kota Medan, lihat Stasiun Labuan (Medan).
Stasiun Labuan
Labuan+12 m
330px-Labuan_sta_220522-111100_lbn.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Labuan, 2022
Lokasi
Koordinat 6°22′37.70″S 105°49′33.69″E / 6.3771389°S 105.8260250°E / -6.3771389; 105.8260250
Ketinggian+12 m
Operator
Letak
km 56+209 lintas Rangkasbitung–Labuan[1]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka18 Juni 1906
Ditutup1982
Diagram lintasan stasiun
ke Kalumpang
arah Rangkasbitung
eks pemutar rel
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.3771388888889,105.826025,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Labuan_%28Pandeglang%29&revid=26400523&groups=_7ac5cf2f25b23c8e9f067e44aa3c918bcaad6635&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Labuan (LBN) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Labuan, Labuan, Pandeglang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +12 meter ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta serta merupakan stasiun paling barat di Daerah Operasi I Jakarta lintas Labuan–Rangkasbitung.

Stasiun ini dahulu dibangun pada tahun 1906 oleh Staatsspoorwegen (SS), salah satu dari berberapa perusahaan kereta api Hindia Belanda.[3] Pada tahun 1945, stasiun ini diambil alih oleh Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI), perusahaan kereta api yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia. Stasiun ini berhenti beroperasi pada tahun 1982 karena kalah bersaing dengan moda transportasi lain.

Stasiun ini tercatat sebagai stasiun tersibuk di lintas ini, dengan mencatatkan lalu lintas penumpang tahunan sebesar 53–136 ribu orang per tahun serta pengangkutan barang hingga sejumlah hampir 7 ribu ton per tahun, di antara tahun 1950–1953.[4] Dahulu, layanan kereta api di lintas Labuan–Rangkasbitung bertujuan untuk mengangkut ikan dari Labuan untuk dijual ke Jakarta, dan sebaliknya membawa garam dari Tanah Abang untuk pembuatan ikan asin di Labuan.[5]

Bangunan Stasiun Labuan saat ini berstatus disewakan.

Galeri

  • Terjepit di tengah bangunan
    Terjepit di tengah bangunan
  • Tampak emplasemen, dengan status bangunan disewakan
    Tampak emplasemen, dengan status bangunan disewakan
  • Jadi rumah tinggal dan warung
    Jadi rumah tinggal dan warung
  • Huruf timbul nama stasiun
    Huruf timbul nama stasiun
  • Di tepi jalan lingkungan
    Di tepi jalan lingkungan
  • Emplasemen berubah jadi pasar
    Emplasemen berubah jadi pasar

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Studiegroep ZWP: Haltestempels Nederlands Indië 1883 - 1891/1950. Spoorweg Trajecten SS-WL. Diakses 02/I/2016.
  4. ↑ Djawatan Kereta Api, tt., DAFTAR C, 13a. Ichtisar Angkutan Penumpang jang berangkat dan Kiriman Biasa (dalam ton) jang dikirim dari tiap² setasiun² dan perhentian² D.K.A. di DJAWA dan MADURA semasa tahun² 1950-1951-1952 dan 1953 Eksplotasi BARAT. Hlm. 135.
  5. ↑ Harian Republika: Jalan Rel Dukung Distribusi Barang dan Pariwisata di Banten, berita Jumat, 25 September 2015, 21:36 WIB (diakses 02/I/2016)
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Labuan–Rangkasbitung Kalumpang


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Banten ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan