Senin, 05 Oktober 2026
12:48 WIB
TERKINI
Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan
Stasiun Pandeglang

Stasiun Pandeglang

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Pandeglang
Pandeglang+160 m[1]
330px-Pandeglang_sta_151229-0555_lsg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reruntuhan bekas Stasiun Pandeglang, 2015.
Nama lainKadomas
Lokasi
Koordinat 6°19′40.6″S 106°6′38.2″E / 6.327944°S 106.110611°E / -6.327944; 106.110611
Ketinggian+160 m[2]
Operator
Letak
km 19+147 lintas Rangkasbitung–Labuan[3]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1906
Ditutup1982
Diagram lintasan stasiun
ke Cibiuk
ke Pasirtangkil
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.3279444444444,106.11061111111,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Pandeglang&revid=27643728&groups=_9b38e73e7656444f93e5dcc2269c8406a99c5817&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Pandeglang (PDG) atau sering disebut sebagai Kadomas adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang; termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta. Terletak pada lintas kereta api Labuan–Rangkasbitung, stasiun ini dahulu merupakan stasiun yang cukup ramai; dengan tingkat okupansi penumpang antara 21.891-61.197 orang dan barang antara 225-1.004 ton per tahun pada 1950-1953.[5]

Stasiun ini dibangun pada tahun 1906 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda Staatsspoorwegen (SS).[6] Pada masa penjajahan Belanda, lintas ini berada di bawah pengelolaan Staatsspoor - en Tramwegen (Westerlijnen) (SS-WL). Stasiun Pandeglang ditutup pada tahun 1982 bersamaan dengan dihentikannya lintas Rangkasbitung-Labuan, kemungkinan karena kalah bersaing dengan moda transportasi yang lain dan sarana-prasarana yang telah menua. Kini bangunan stasiun telah dirobohkan dan hanya tersisa puing-puingnya saja, akan tetapi jalur rel-rel serta beberapa kelengkapan stasiun masih dapat dilihat tersebar di antara permukiman penduduk.

Galeri

  • Terselip di antara rumah
    Terselip di antara rumah
  • Loket karcis
    Loket karcis
  • Ruang sinyal
    Ruang sinyal
  • Ruang sinyal, dari depan
    Ruang sinyal, dari depan
  • Emplasemen sekarang
    Emplasemen sekarang
  • Jalur rel yang tersisa
    Jalur rel yang tersisa

Referensi

  1. ↑ PERUMKA, Buku Ikhtisar Lintas dan Emplasemen Wilayah Jawa: 01-008 – 01-010.
  2. ↑ PERUMKA, Buku Ikhtisar Lintas dan Emplasemen Wilayah Jawa: 01-008 – 01-010.
  3. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  4. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  5. ↑ Djawatan Kereta Api, tt., DAFTAR C, 13a. Ichtisar Angkutan Penumpang jang berangkat dan Kiriman Biasa (dalam ton) jang dikirim dari tiap² setasiun² dan perhentian² D.K.A. di DJAWA dan MADURA semasa tahun² 1950-1951-1952 dan 1953 Eksplotasi BARAT. Hlm. 135.
  6. ↑ Studiegroep ZWP: Haltestempels Nederlands Indië 1883 - 1891/1950. Spoorweg Trajecten SS-WL. Diakses 01/I/2016.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cibiuk
menuju Labuan
Labuan–Rangkasbitung Pasirtangkil


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Banten ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan