Sabtu, 17 Oktober 2026
00:25 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Stasiun luar angkasa

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:

Stasiun luar angkasa atau stasiun orbit adalah struktur buatan didesain buat manusia untuk hidup di luar angkasa. Sebuah Stasiun Luar Angkasa dibedakan dari wahana antariksa berawak lainnya karena ketiadaan propulsi utama atau fasilitas pendaratan; tetapi, kendaraan lain digunakan sebagai kendaraan ke dan dari stasiun ini. Stasiun luar angkasa didesain untuk hidup di orbit jangka-menengah, untuk periode mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan.

Stasiun luar angkasa juga digunakan untuk mempelajari efek jangka panjang penerbangan luar angkasa terhadap tubuh manusia dan juga untuk menyediakan platform untuk jumlah yang lebih banyak dan panjang untuk penelitian saintifik dari yang telah tersedia di kendaraan luar angkasa lainnya. Sejak penerbangan nasib-buruk Soyuz 11 sampai Salyut 1, semua durasi penerbangan luar angkasa berawak telah dicetak di atas stasiun luar angkasa. Rekor durasi 437,7 hari dipegang oleh Valeri Polyakov di atas Mir dari 1994 sampai 1995. Pada 2003, 3 astronaut telah menyelesaikan satu misi dengan lebih dari setahun, semua di atas Mir.

Pada tahun 2021, hanya satu stasiun ruang angkasa yang beroperasi secara penuh dan dapat dihuni secara permanen. Disebut dengan nama Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS, stasiun ruang angkasa ini dipakai untuk penelitian bagaimana penerbangan antariksa berefek ke tubuh manusia, dan juga penelitian lainnya.

Sejarah

Stasiun monolitik awal (1971–1986)

Artikel utama: Program Salyut dan Skylab
250px-Salyut_1_and_Soyuz_drawing.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desain stasiun Salyut 1 (kiri) dan wahana Soyuz (kanan)

Stasiun luar angkasa pertama di dunia adalah Salyut 1, yang diluncurkan oleh Uni Soviet pada 19 April 1971. Stasiun-stasiun Soviet sebelumnya semuanya diberi nama "Salyut", tetapi di antaranya ada dua jenis yang berbeda: sipil dan militer. Stasiun militer seperti Salyut 2, Salyut 3, dan Salyut 5 juga dikenal sebagai stasiun Almaz.[1]

Stasiun sipil Salyut 6 dan Salyut 7 dibangun dengan dua dok berlabuh (docking port), yang memungkinkan kru kedua untuk berkunjung, dengan membawa pesawat ruang angkasa baru; feri Soyuz bisa menghabiskan 90 hari di luar angkasa, dan pada saat itu perlu diganti dengan pesawat ruang angkasa Soyuz yang baru.[2] Ini memungkinkan kru untuk bisa mengawaki stasiun terus menerus. Skylab milik Amerika (1973-1979) juga dilengkapi dengan dua dok berlabuh, seperti stasiun generasi kedua, tetapi port tambahan tidak pernah digunakan. Kehadiran pelabuhan kedua di stasiun baru memungkinkan kendaraan pasokan Progress untuk berlabuh ke stasiun, yang berarti bahwa pasokan baru dapat dibawa untuk membantu misi jangka panjang. Konsep ini diperluas pada Salyut 7, yang "berlabuh dengan keras" dengan TKS sesaat sebelum ditinggalkan; ini berfungsi sebagai bukti konsep untuk penggunaan stasiun ruang angkasa modular. Salyut kemudian dapat dilihat sebagai transisi antara dua kelompok.[1]

Mir (1986–2001)

Artikel utama: Mir
250px-Mir_Space_Station_viewed_from_Endeavour_during_STS-89.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun luar angkasa Mir

Tidak seperti stasiun sebelumnya, stasiun luar angkasa Soviet Mir memiliki desain modular; unit inti diluncurkan, dan modul tambahan, umumnya dengan peran tertentu yang kemudian ditambahkan ke dalamnya. Metode ini memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengoperasian, serta menghilangkan kebutuhan akan satu kendaraan peluncuran yang sangat kuat. Stasiun modular juga dirancang sejak awal agar pasokannya disediakan oleh kapal pendukung logistik, yang memungkinkan masa pakai lebih lama dengan biaya peluncuran dukungan reguler.[3]

Stasiun Luar Angkasa Internasional (1998-sekarang)

250px-ISS_March_2009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Luar Angkasa Internasional

ISS dibagi menjadi dua bagian utama, Segmen Orbit Rusia (ROS) dan Segmen Orbit AS (USOS). Modul pertama Stasiun Luar Angkasa Internasional, Zarya, diluncurkan pada tahun 1998.[4]

Modul "generasi kedua" Segmen Orbit Rusia diluncurkan dengan roket Proton, terbang ke orbit yang benar, dan dapat berlabuh sendiri tanpa campur tangan manusia.[5] Koneksi dibuat secara otomatis untuk daya, data, gas, dan propelan. Pendekatan otonom Rusia memungkinkan perakitan stasiun ruang angkasa dapat terlaksana sebelum peluncuran kru.

Sebaliknya, modul utama AS diluncurkan di Pesawat Ulang Alik (Space Shuttle) dan dilabuhkan ke ISS oleh kru selama EVA. Koneksi untuk daya listrik, data, propulsi, dan cairan pendingin juga dibuat saat ini, menghasilkan blok modul terintegrasi yang tidak dirancang untuk dibongkar dan harus dideorbit sebagai satu massa.[6]

Tiangong 1 dan Tiangong 2 (2011-2019)

Artikel utama: Program Tiangong

Laboratorium luar angkasa pertama Tiongkok, Tiangong-1 diluncurkan pada September 2011.[7] Laboratorium luar angkasa kedua, Tiangong-2 diluncurkan pada September 2016, sementara rencana untuk Tiangong-3 digabungkan dengan Tiangong-2.[8]

Pada Mei 2017, Tiongkok memberi tahu Kantor PBB untuk Urusan Luar Angkasa bahwa ketinggian Tiangong-1 sedang menurun dan akan segera memasuki kembali atmosfer dan pecah.[8] Proses reentry Tiangong-1 diproyeksikan terjadi pada akhir Maret atau awal April 2018.[9] Tiangong-1 akhirnya reentry di atas Samudra Pasifik Selatan, barat laut Tahiti, pada 2 April 2018 pukul 00:15 UTC.[10] Hal yang sama juga akan dilakukan pada stasiun kembarannya, Tiangong-2. Tiangong-2 kemudian reentry secara terkendali pada 19 Juli 2019 dan terbakar di atas Samudra Pasifik Selatan.[11]

Stasiun Ruang Angkasa Tiangong (2021-sekarang)

Stasiun Ruang Angkasa Tiangong (Hanzi: 天宫; Pinyin: Tiāngōng; harfiah: 'Istana Surgawi'), modul pertama yang diluncurkan pada 29 April 2021,[12] sedang berada di orbit Bumi rendah, 340 hingga 450 kilometer di atas Bumi pada kemiringan orbit 42° hingga 43°. Pembangunan yang direncanakan melalui 11 peluncuran total pada 2021-22 dimaksudkan untuk memperluas modul inti dengan dua modul laboratorium, yang mampu menampung hingga enam awak.[13]

Daftar stasiun luar angkasa

Stasiun angkasa Gambar Diluncurkan Masuk kembali ke Bumi Jumlah hari digunakan Jumlah kru dan pengunjung Jumlah kunjungan Massa

(kg)

Di orbit Dihuni Kunjungan kru Kunjungan robotik
Salyut 1 250px-RP1357_p64_Salyut_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 19 April, 1971

01:40:00 UTC

11 Oktober 1971 175 24 6 2 0 18.425 kg
Salyut 2 250px-Almaz_drawing.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 4 April 1973

(Gagal mencapai orbit)

28 Mei 1973 - - - - - 18.500 kg
Skylab 250px-Skylab_%28SL-4%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 14 Mei 1973

17:30:00 UTC

11 Juli 1979

16:37:00 UTC

2.249 171 9 3 0 77.088 kg
Salyut 3 250px-Almaz_drawing.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 25 Juni 1974

22:38:00 UTC

24 Januari 1975 213 15 2 1 0 18.900 kg
Salyut 4 250px-Salyut-4_diagram.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 26 Desember 1974

04:15:00 UTC

3 Februari 1977 770 92 4 2 1 18.900 kg
Salyut 5 250px-Almaz_drawing.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 22 Juni 1976

18:04:00 UTC

8 Agustus 1977 412 67 4 3 0 19.000 kg
Salyut 6 250px-Salyut_6_drawing.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 29 September 1977

06:50:00 UTC

29 Juli 1982 1.764 683 33 16 14 19.000 kg
Salyut 7 250px-Salyut_7_diagram.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 19 April 1982

19:45:00 UTC

7 Februari 1991 3.216 861 22 10 15 19.000 kg
Mir 250px-Mir_Space_Station_viewed_from_Endeavour_during_STS-89.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 19 Februari 1986

21:28:23 UTC

23 Maret 2001

05:50:00 UTC

5.511 4.594 125 39 68 129.700 kg
Stasiun Antariksa Internasional 250px-The_station_pictured_from_the_SpaceX_Crew_Dragon_5_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20 November 1998 Masih mengorbit †8.333 †7.622 †230 †88 †94 419.725 kg
Tiangong-1 250px-Tiangong_1_drawing_horizontal.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 29 September 2011 2 April 2018 2.377 25 6 2 1 8.506 kg
Tiangong-2 250px-Tianzhou-1_and_Tiangong-2_rendering.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 15 September 2016 19 Juli 2019 1.037 26 2 1 1 8.506 kg
Stasiun Antariksa Tiangong 250px-Chinese_Tiangong_Space_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 29 April 2021 Masih mengorbit †137 †88 †3 †1 †1 22.600 kg

Referensi

  1. 1 2 Chladek, Jay (2017-08-01). Outposts on the Frontier: A Fifty-Year History of Space Stations (dalam bahasa Inggris). U of Nebraska Press. ISBN 978-0-8032-2292-2.
  2. ↑ "Wayback Machine" (PDF). web.archive.org. 2009-09-07. Diarsipkan dari versi asli pada 2019-09-26. Diakses tanggal 2021-09-14.{{cite web}}: Kutipan menggunakan judul generik
  3. ↑ The history of Mir, 1986-2000. Internet Archive. London : British Interplanetary Society. 2000. ISBN 978-0-9506597-4-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  4. ↑ "History and Timeline of the ISS". www.issnationallab.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-09-14.
  5. ↑ University, Utah State. "Mechanical and Aerospace Engineering | College of Engineering". engineering.usu.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-14.
  6. ↑ Read "Engineering Challenges to the Long-Term Operation of the International Space Station" at NAP.edu (dalam bahasa Inggris).
  7. ↑ Barbosa, Rui C. (2011-09-29). "China launches TianGong-1 to mark next human space flight milestone". NASASpaceFlight.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-09-14.
  8. 1 2 "China's Tiangong 1 Space Station to Burn Up". Sky & Telescope (dalam bahasa American English). 2017-11-10. Diakses tanggal 2021-09-14.
  9. ↑ "Tiangong-1's fiery death and ocean plunge | Space | EarthSky". earthsky.org (dalam bahasa American English). 2018-04-02. Diakses tanggal 2021-09-14.
  10. ↑ "Tiangong-1: Defunct China space lab comes down over South Pacific". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-04-02. Diakses tanggal 2021-09-14.
  11. ↑ Liptak, Andrew (2019-07-20). "China has deorbited its experimental space station". The Verge (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-14.
  12. ↑ "China launches first module of new space station". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2021-04-29. Diakses tanggal 2021-09-14.
  13. ↑ January 2021, Mike Wall 07 (2021-01-07). "China plans to launch core module of space station this year". Space.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-14.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Aktif
Sebelumnya
Uni Soviet
dan Rusia
Amerika Serikat
Tiongkok
Dibatalkan
Proyek individual
Digabungkan ke ISS
Dalam pengembangan
Tiongkok
Swasta
Internasional
Konsep
Terkait
Catatan: † Tidak pernah dihuni karena kegagalan peluncuran atau orbit, ‡ Bagian dari program militer Almaz , ° Tidak pernah dihuni, tidak memiliki mekanisme penyandaran.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan