Jumat, 30 Oktober 2026
02:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Stasiun Kuala

Stasiun Kuala

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Kuala. Untuk kegunaan lain, lihat Stasiun Kuala (disambiguasi).
Stasiun Kuala
40px-Logo_Kereta_Api_Indonesia_1991-2011.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kuala
330px-Stasiun_Kuala.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas Stasiun Kuala, yang kini menjadi rumah warga.
Lokasi
Koordinat3°31′36″N 98°23′24″E / 3.526665°N 98.390029°E / 3.526665; 98.390029
Operator
Letak
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII[2]
Sejarah
Dibuka5 November 1902
Ditutup2002;24 tahun lalu (2002)
Lokasi pada peta
osm-intl,13,3.526665,98.390029,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Kuala&revid=30101971&groups=_c9721dd611e4579d6cdf81820c5426e9054cc529&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Kuala (KUL) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Pekan Kuala, Kuala, Langkat. Stasiun ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh. Ketika masih aktif, stasiun ini memiliki angkutan minyak CPO dan latex PTPN II Tanjung Keliling, di ujung emplasemen stasiun Kuala.[3]

Stasiun ini dinonaktifkan bersama penutupan jalur kereta api Binjai-Kuala di 2002 karena terputusnya jembatan kereta api Sei Bingei setelah diterjang banjir bandang Sungai Sei Bingei. Bangunan stasiun ini masih terawat dan kini dijadikan sebagai rumah. Mengarah ke utara dari stasiun ini, sekitar 250m terdapat Jembatan Sungai begumit yang dahulu digunakan sebagai jalan kampung, kini Jembatan tersebut sudah ambruk dan tidak bisa dilewati lagi.[4]

Sejarah

Ekspansi jalur kereta api ke barat yang disebut dengan Langkatlijn diawali pembangunan jalur kereta api dari Medan ke Timbanglangkat (Binjai) sejauh 20.8 km yang diresmikan pada 1 Mei 1887. DSM kemudian memutuskan untuk melanjutkan jalur dengan pembangunan jalur cabang ke Selesseh (Selesai) sepanjang 10.5 km yang diresmikan pada tanggal 19 Desember 1890. Dari Selesseh, jalur diperpanjang lagi hingga ke Kwala sejauh 9 km yang diresmikan pada tanggal 5 November 1902.

Jalur ini pada akhirnya terputus akibat hancurnya jembatan Sei Binge pada tahun 2002 akibat diterjang banjir bandang Sei Binge. Sejak saat itu hingga detik ini, koneksi kereta api lintasan Binjai - Kuala terputus tanpa tanda-tanda akan direhabilitasi/direaktivasi.[5]

Galeri

  • Bekas wesel stasiun Kuala
    Bekas wesel stasiun Kuala
  • Bekas tuas wesel stasiun Kuala
    Bekas tuas wesel stasiun Kuala
  • Bekas papan nama stasiun Kuala
    Bekas papan nama stasiun Kuala

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Stasiun Kuala 1993".
  4. ↑ MELINTASI JEMBATAN TUA DEKAT STASIUN KUALA | Telusur Jalur KA Binjai - Kuala PART 8, diakses tanggal 2023-07-02
  5. ↑ "Stasiun Kuala ketika aktif".
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Padang Cermin
menuju Binjai
Binjai–Kuala Terminus
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Sumatera Utara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan