Selasa, 13 Oktober 2026
01:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Stasiun Kapuan

Stasiun Kapuan

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Kapuan

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_KPA.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Kapuan_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan baru dan peron Stasiun Kapuan, 2020
Lokasi
Koordinat 7°11′21″S 111°33′30″E / 7.18917°S 111.55833°E / -7.18917; 111.55833
Ketinggian+34 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang agak rendah dan satu peron pulau yang cukup tinggi)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Wadu
Bangunan lama
Jl. Lap. Terbang
Eks jalur lama
±
400 m
437 yd
ke Cepu
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.1891666666667,111.55833333333,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Kapuan&revid=26867722&groups=_3094a42dfe7c0f3e4f08a463b136ea1ad1f9a93f&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
250px-Stasiun_Kapuan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emplasemen Stasiun Kapuan

Stasiun Kapuan (KPA) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kapuan, Cepu, Blora; pada ketinggian +34 meter; termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Jalan Stasiun menghubungkan stasiun ini dengan jalan Desa Kapuan–Ngloram, berdekatan dengan Pasar Kapuan. Di dekat stasiun ini, terdapat Bandar Udara Ngloram.

Stasiun ini awalnya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Saat pembangunan jalur ganda lintas utara Jawa, dibuatlah bangunan baru stasiun yang berjarak sekitar 50 meter di sebelah barat daya bangunan lama dan ditambahkan masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi barat laut stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Setelah jalur ganda ruas Wadu–Tobo dioperasikan mulai akhir Maret 2014,[3][4] jalur 2 kini hanya dijadikan sepur lurus untuk arah Surabaya, sedangkan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus hanya untuk arah Semarang. Selain itu, dilakukan perubahan sistem persinyalan dari sistem mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik serta dilengkapi kanopi yang menaungi jalur 1 dan 2. Arsitektur bangunan baru tersebut serupa dengan Stasiun Patukan. Bangunan lama stasiun masih tetap dipertahankan meski sudah tidak digunakan lagi.

Saat ini tidak ada KA yang berhenti di stasiun ini selain untuk penyusulan antarkereta api.

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Kementerian Perhubungan, Biro Komunikasi dan Informasi Publik (2014-03-27). "Jalur Ganda KA Jakarta-Bojonegoro Sudah Bisa Beroperasi Penuh". Kementerian Perhubungan. Diakses tanggal 2020-04-10.
  4. ↑ "Switchover Terakhir di Jalur Ganda KA Pantura". Berita Trans. 2014-02-26. Diakses tanggal 2020-04-10.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Wadu
menuju Gundih
Gundih–Surabaya Pasarturi Cepu


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan