Rabu, 21 Oktober 2026
12:39 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Stasiun Parakan

Stasiun Parakan

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Parakan
Parakan+773 M
330px-Stasiun_Parakan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eks Stasiun Parakan
Lokasi
Koordinat 7°16′57.976″S 110°6′24.433″E / 7.28277111°S 110.10678694°E / -7.28277111; 110.10678694
Ketinggian+773 M
Operator
Letak
km 27+189 lintas Secang-Parakan[1]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1907
Ditutup1967;59 tahun lalu (1967)
Diagram lintasan stasiun
gudang
depo lokomotif
ke Kedu
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.2827711111111,110.10678694444,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Parakan&revid=30010597&groups=_4966b41e6675e82811bbc444a711829fbad18659&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
250px-Jembatan_Plengkung.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jembatan Plengkung Campur Sari.

Stasiun Parakan (PRN) merupakan stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Parakan Wetan, Parakan, Temanggung. Stasiun ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset VI Yogyakarta serta merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling barat di Kabupaten Temanggung.

Dahulu, stasiun ini merupakan stasiun paling ujung di jalur kereta api Secang-Parakan. Stasiun ini dibuka pada tanggal 1 Juli 1907 oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).[3] Stasiun ini dahulu dilengkapi oleh depo kereta api, depo lokomotif, gudang, dan lain-lainnya.

Stasiun ini dahulu terletak kurang lebih 30 km dari Stasiun Wonosobo, tetapi NIS dan Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), operator Stasiun Wonosobo, tidak berminat untuk menyambungkan kedua stasiun itu, karena kondisi medan pegunungan yang sangat sulit. Oleh karena itu, untuk menyambung Parakan dengan Wonosobo disediakan angkutan bus.[4]

PNKA menutup jalur ini pada tahun 1967 karena sudah dianggap tidak menguntungkan lagi.[5] Kini bekas stasiun yang bercat pink ini menjadi Pos Pelayanan Properti PT KAI. Bekas depot lokomotif dan gudang sudah dibongkar rata.[6]

Arsitektur stasiun ini bersama Stasiun Temanggung menggunakan arsitektur bergaya Chalet-NIS, yang banyak digunakan untuk stasiun-stasiun NIS pada tahun 1907. Atapnya bergaya jerkinhead yang menjadi ciri khas bangunan rumah ala Eropa, tetapi menyesuaikan dengan iklim tropis. Dindingnya terbuat dari batu bata tanpa plesteran sehingga menambah kesan artistik bangunan.[7]

Tidak jauh dari stasiun, ke arah timur, terdapat Plengkung Campur Sari yang sangat terkenal, terletak di Desa Campursari di Kecamatan Bulu.

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Archiv Für Eisenbahnwesen. 1935.
  4. ↑ Reitsma, S.A. (1930). Van Stockum's Traveller's Handbook: For the Dutch East Indies. W.P. Van Stockum & Son, Limited.
  5. ↑ "Sudah 7 Tahun Temanggung Tak Dilewati KA Penumpang". Sinar Harapan. 1974-07-17.
  6. ↑ Majalah KA Edisi November 2010
  7. ↑ "Sejarah : Stasiun Temangggung – Kota Temanggung". temanggungan.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-16. Diakses tanggal 2018-10-16.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Parakan–Secang Kedu
menuju Secang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan