Minggu, 01 November 2026
23:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Stasiun Kalibodri

Stasiun Kalibodri

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Kalibodri

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_KBD.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Kalibodri_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Kalibodri, 2019
Lokasi
Koordinat 6°58′39″S 110°8′56″E / 6.97750°S 110.14889°E / -6.97750; 110.14889
Ketinggian+9 m
Operator
Letak
km 30+191 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon[1]
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang agak tinggi)
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api dan bongkar muat ballast kricak.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[3]
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Weleri
Kali Bodri
Area bongkar muat
batu balast/kricak
ke Kendal
ke Kaliwungu
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.9775,110.14888888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Kalibodri&revid=27237979&groups=_b8d4f2150a794818d8cbbbcae2bf779a158ad575&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
250px-CC20318_ABA_KBD_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Argo Bromo Anggrek sedang melintas stasiun Kalibodri.
(Kredit:Karyadi Baskoro)

Stasiun Kalibodri (KBD) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Tegorejo, Pegandon, Kendal; terletak pada ketinggian +9 m; termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Nama stasiun ini berasal dari sungai yang terletak di sebelah barat stasiun. Stasiun ini dahulu merupakan stasiun percabangan karena dari sini ada rel menuju Kendal.

Stasiun ini awalnya memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 yang lama merupakan sepur lurus ditambah satu sepur badug tepat di depan peron sisi stasiun yang bercabang di sisi timur jalur 1 yang lama. Setelah jalur ganda segmen Weleri-Kaliwungu resmi dioperasikan mulai akhir November 2013,[4] sepur badug tersebut dibangun ulang menjadi jalur 1 yang baru sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi lima. Jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Cirebon. Sisanya, jalur 3 yang lama diubah menjadi jalur 4 yang baru dan jalur 4 yang lama diubah menjadi jalur 5; keduanya kini digunakan untuk jalur bongkar muat batu balast/kricak. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi penyusulan antarkereta api.

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2019). Company Profile PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  4. ↑ Gunawan, Hendra (2013-11-22). Gunawan, Hendra (ed.). "KAI resmikan jalur rel ganda Kaliwungu-Weleri". Kontan.co.id. Diakses tanggal 2019-02-10.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Weleri
menuju Cirebon
Cirebon–Semarang Kaliwungu
Terminus Cirebon–Semarang
Kalibodri–Kendal–Kaliwungu
Kendal
menuju Kaliwungu


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan