Senin, 02 November 2026
23:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Stasiun Ciawi

Stasiun Ciawi

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Ciawi

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_CAW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Building_of_Ciawi_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Ciawi pada 2025
Lokasi
Koordinat 7°9′41″S 108°8′47″E / 7.16139°S 108.14639°E / -7.16139; 108.14639
Ketinggian+510 m
Operator
Letak
km 248+178 lintas Bogor–Bandung–
Banjar–Kutoarjo–Yogyakarta[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang agak rendah)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
LayananHanya untuk persilangan dan penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1893
Nama sebelumnyaHalte Tjiawie[3]
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
  • Mekanik
Diagram lintasan stasiun
ke Cirahayu
Jl. Kp. Asem
Nasional 13 Jl. Raya Cibatu–Tasikmalaya
ke Rajapolah
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.1613888888889,108.14638888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Ciawi&revid=27150099&groups=_475fed69dad0e72934d5be96b4b3c657b2ef7de2&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Ciawi (CAW) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Ciawi, Ciawi, Tasikmalaya. Stasiun yang terletak pada ketinggian +509,6 meter (dibulatkan menjadi +510 m) ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.

Bangunan stasiun ini masih kuno dan asli peninggalan Staatsspoorwegen. Sekitar 2010 masih terdapat benda-benda kuno peninggalan kolonial Belanda di dalam stasiun seperti brankas, jam dinding, mesin tik, dan kemungkinan juga mesin stempel tiket Edmondson. Stasiun ini terletak pada lereng penentu 25‰.[4]

Stasiun ini juga merupakan saksi bisu kehidupan masa kecil Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden ke-4 Republik Indonesia, saat ayahnya, Raden Rangga Wirahadikusumah, diangkat menjadi Wedana di Ciawi, Tasikmalaya. Wirahadikusumah pada awalnya bolak-balik menggunakan kereta api dari stasiun ini menuju sekolahnya saat itu, MULO, di Kota Tasikmalaya. Karena perjalanan antara Ciawi hingga Tasikmalaya saat itu melelahkan, keluarganya memilih untuk mengindekoskannya di rumah keluarga Doddy Tisna Amidjaja.[5]

Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang.

Insiden

Pada tanggal 10 November 1951, kawat katrol sinyal mekanik Stasiun Ciawi putus karena terjadi pertempuran dan baku tembak di area stasiun. Pertempuran tersebut melawan gerombolan yang diyakini terafiliasi DI/TII.[6]

Galeri

  • Sisi samping bangunan Stasiun Ciawi pada 2020
    Sisi samping bangunan Stasiun Ciawi pada 2020
  • Papan nama stasiun Ciawi 2024.
    Papan nama stasiun Ciawi 2024.
  • Stasiun Ciawi, 1983, dalam buku Umar Wirahadikusumah: dari Peristiwa ke Peristiwa
    Stasiun Ciawi, 1983, dalam buku Umar Wirahadikusumah: dari Peristiwa ke Peristiwa

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Staatsspoorwegen op Java (advertentie)". Bataviaasch Nieuwsblad. 8 Oktober 1907.
  4. ↑ Prasetya, S.; Yanuarika, M. (2010). "Cipeundeuy-Ciawi-Cirahayu". Majalah KA. 48: 17.
  5. ↑ Salam, S. (1983). Umar Wirahadikusumah, pengabdian seorang prajurit. Gema Salam. hlm. 4–5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Djawatan Penerangan Republik Indonesia (1953). Propinsi Djawa-Barat. hlm. 340.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cirahayu
d.h. Trowek
menuju Bogor
Bogor–Padalarang–Kasugihan Rajapolah
menuju Kasugihan


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Barat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan