Rabu, 04 November 2026
00:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Stasiun Bunut

Stasiun Bunut

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Ngunut.
Stasiun Bunut

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_BUU.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Bunut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokomotif BB302 Membawa angkutan Lateks
Lokasi
Koordinat 3°0′16″N 99°35′53″E / 3.00444°N 99.59806°E / 3.00444; 99.59806
Ketinggian+18,37 m
Operator
Letak
Jumlah peronSatu peron sisi yang rendah
Jumlah jalur2
  • jalur 2: sepur lurus
  • jalur 1: sepur badug untuk bongkar muat angkutan lateks
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1915
Ditutup2026
Diagram lintasan stasiun
ke Sei Bejangkar
ke sepur simpang
PT BSP
±
100 m
109 yd
ke Kisaran
Lokasi pada peta
osm-intl,13,3.0044444444444,99.598055555556,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Bunut&revid=29591697&groups=_04e57c69f7566bcb7bb8e43a59ce9f4664e025f3&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Bunut (BUU) merupakan stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Bunut, Kisaran Barat, Asahan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +18,37 meter ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh serta merupakan stasiun yang letaknya paling utara di Kabupaten Asahan.

Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus dan jalur 1 merupakan sepur badug yang kini hanya digunakan untuk parkir gerbong lateks.

Stasiun ini dulu hanya difungsikan untuk bongkar muat lateks.[3]

Stasiun ini memiliki keunikan, yaitu hanya memiliki satu wesel percabangan menuju bongkar muat lateks. Oleh karena itu, setelah lokomotif mengambil rangkaian CPO/Lateks harus ke stasiun Sei bejangkar untuk memutar lokomotif.

Galeri

  • Lori milik Bakrie Sumatera Plantations sedang menunggu langsiran gerbong lateks kosong.
    Lori milik Bakrie Sumatera Plantations sedang menunggu langsiran gerbong lateks kosong.

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Negara, Fadjrin Kurnia. "KAI Divre Sumut–Aceh Raup Rp82,7 Miliar". Kementerian BUMN. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-12. Diakses tanggal 2018-06-12.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sei Bejangkar Tebing Tinggi–Kisaran Kisaran
Terminus


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Sumatera Utara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan