Minggu, 27 September 2026
06:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Stagira

Stagira

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Stagira" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Reruntuhan kota kuno Stagira
Reruntuhan kota kuno Stagira

Stagira (bahasa Yunani: Στάγειρα atau Στάγειρος) adalah sebuah kota Yunani kuno yang terletak di dekat pantai timur Semenanjung Kalkidiki, yang sekarang menjadi bagian dari Provinsi Makedonia Tengah, Yunani. Kota ini dikenal sebagai tempat kelahiran Aristoteles, seorang filsuf Yunani Kuno, murid dari Plato, dan guru dari Aleksander Agung, yang juga terdapat patung Aristoteles di dalam kota. Puing-puing lama kota terletak sekitar 500 meter di tenggara pemukiman modern Olimpiada.

Pada saat zaman Bizantium, Stagira bernama Siderokafsia. Penduduknya saat itu sekitar 866 orang. Namun, jika bersama dengan desa Stratoniki (dua desa ini sangat dekat sehingga seperti satu kesatuan) penduduknya mencapai 1764 orang. Terdapat patung-patung Aristoteles di berbagai tempat dan menara juga bangunan-bangunan yang disebut "Pembakaran Besi". Di tengah kota juga terdapat sebuah gereja yang dibangun pada tahun 1814. Karena memiliki banyak tempat bersejarah, Stagira dibanjiri Wisatawan setiap harinya.

Sejarah

Kota Stagira didirikan pada tahun 655 SM oleh pemukim Ionia yang berasal dari Andros.[1] Pada tahun 480 SM, Xerxes I dari Persia mendudukinya. Kemudian, kota ini bergabung dengan Liga Delos yang dipimpin oleh Athena, tetapi pada tahun 424 SM, kota ini keluar dari liga tersebut. Akibatnya, Cleon, seorang demagog Athena, mengepung kota tersebut pada tahun 422 SM. Namun, Cleon tidak pandai dalam strategi dan pengepungan yang dia lakukan sangat tidak efisien, bahkan sampai-sampai penulis komedi Yunani kuno, Aristofanes, mengejeknya dalam drama The Knights.[2] Cleon meninggal dalam pertempuran Amphipolis pada tahun yang sama. Selanjutnya, selama Perang Peloponnesia, Stagira mendukung Sparta melawan Athena.[3]

Pada tahun 348 SM, Philip II dari Makedonia menduduki dan merusak kota Stagira.[1] Sebagai imbalan atas pengajaran Aristotle kepada putranya Alexander, Philip kemudian membangun ulang kota tersebut dan membawa kembali penduduk lama. Pada saat itu, banyak struktur baru dibangun, termasuk saluran air, dua kuil untuk Demeter, dan banyak rumah.

Pranala luar

Sumber: STAGIRA_OLYMPIADA

40px-Flag-map_of_Greece.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Yunani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Referensi

  1. 1 2 "Ancient stageira Halkidiki Greece". www.travel-to-halkidiki.com. Diakses tanggal 2023-09-11.
  2. ↑ "The Internet Classics Archive | The Knights by Aristophanes". classics.mit.edu. Diakses tanggal 2023-09-11.
  3. ↑ "Ancient stageira Halkidiki Greece". www.travel-to-halkidiki.com. Diakses tanggal 2023-09-11.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan