| Stadion Sidolig Lapangan Sidolig Lapangan Perkumpulan SIDOLIG 1903 | |
|---|---|
![]() Peta interaktif Stadion Sidolig | |
| Informasi stadion | |
| Nama lengkap | Stadion Sport in de Openlucht is Gezond (Berolah raga di luar ruangan menyehatkan) |
| Pemilik | Perkumpulan SIDOLIG 1903 |
| Operator | PT Persib bandung bermartabat |
| Lokasi | |
| Lokasi | Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batunuggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia |
| Koordinat | 6°54′59″S 107°37′38″E / 6.9163177°S 107.6272885°E / -6.9163177; 107.6272885 |
| Konstruksi | |
| Dibuat | 1903;123 tahun lalu (1903) |
| Direnovasi | 2021–2022 |
| Arsitek | Frans Sidolig |
| Data teknis | |
| Kapasitas | 5.000 |
| Pemakai | |
| Persib Bandung (khusus latihan) | |
Stadion Sidolig singkatan dari (Stadion Sport in de Openlucht is Gezond); kadang disebut Stadion Persib adalah sebuah stadion sepak bola yang terletak di Kacapiring, Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Stadion ini dibangunn pada tahun 1903 dan diarsiteki oleh Frans Sidolig.[1]
Sejarah
Sidolig merupakaan salah satu klub sepak bola paling awal yang didirikan di Kota Bandung. Klub ini dibentuk oleh anak-anak Europeesche Lagere School pada tahun 1902. Pada 22 Februari 1903, Sidolig membentuk kepengurusan dan dipimpin oleh Oscar Veer. Sampai tahun 1905, Sidolig bermain di Alun-Alun Bandung.
Sejak 1905, Sidolig menjadi klub yang tidak mempunyai kandang tetap. Beberapa lapangan yang pernah digunakan Sidolig adalah Lapangan Gereja (sekarang menjadi bangunan Bank Indonesia) dan Lapangan Jalan Jawa (sekarang menjadi Kantor Bala Keselamatan). Hingga pada tahun 1923, Sidolig menempati lapangan yang ada di Jalan Raya Pos, yang kini terkenal dengan nama Lapangan Persib.[2]
Referensi
- ↑ Nugraha, Septian. Laksamana, Nugyasa (ed.). "Stadion Sidolig, Saksi Bisu Perjuangan Persib di Sepak Bola Nasional". Kompas.com. Diakses tanggal 20 April 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑
Artikel bertopik stadion ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |


