Selasa, 22 September 2026
12:17 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Brokoli

Brokoli

sayuran

Broccoli
250px-Broccoli_and_cross_section_edit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SpesiesBrassica oleracea
Kelompok budidayaitalica
Tanah asalItalia, lebih dari 2.000 tahun yang lalu[1][2]

Brokoli (Brassica oleracea L. Kelompok Italica) adalah tanaman yang sering dibudidayakan sebagai sayur. Brokoli adalah kultivar dari spesies yang sama dengan kubis dan kembang kol, yaitu Brassica oleracea.[3] Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan.

Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli paling mirip dengan kembang kol, tetapi brokoli berwarna hijau, sedangkan kembang kol putih.

Cara menanam brokoli adalah disemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Masa panen adalah 55- 100 hari (tergantung varietas). Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin.

250px-Brassica_oleracea_var._italica_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanaman Brokoli

Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. Cara terbaik dalam mengolah brokoli adalah dengan cara dikukus. Hal ini bertujuan agar segala vitamin dan nutrisi penting di dalamnya tidak hilang selama proses pemasakan. Merebus brokoli akan menghilangkan sekitar 50 % asam folat yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, jika ingin mengolah brokoli dengan cara direbus, sebaiknya brokoli tidak direbus terlalu lama, kira-kira tidak lebih dari 5 menit. Brokoli mengandung vitamin C dan serat makanan dalam jumlah banyak. Brokoli juga mengandung senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Selain itu, brokoli mengandung senyawaan isotiosianat yang, sebagaimana sulforafana, ditengarai memiliki aktivitas antikanker.[4]

Broccoli, mentah
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi141 kJ (34 kcal)
6.64 g
Gula1.7 g
Serat pangan2.6 g
0.37 g
2.82 g
VitaminKuantitas
%AKG
Vitamin A equiv.
4%
31 μg
3%
361 μg
1403 μg
Tiamina (B1)
6%
0.071 mg
Riboflavin (B2)
10%
0.117 mg
Niasin (B3)
4%
0.639 mg
Asam pantotenat (B5)
11%
0.573 mg
Vitamin B6
13%
0.175 mg
Folat (B9)
16%
63 μg
Kolina
4%
19 mg
Vitamin C
107%
89.2 mg
Vitamin E
5%
0.78 mg
Vitamin K
97%
101.6 μg
MineralKuantitas
%AKG
Kalsium
5%
47 mg
Zat besi
6%
0.73 mg
Magnesium
6%
21 mg
Mangan
10%
0.21 mg
Fosfor
9%
66 mg
Potasium
7%
316 mg
Sodium
2%
33 mg
Seng
4%
0.41 mg
Komponen lainnyaKuantitas
Air89.3 g
Persen AKG berdasarkan rekomendasi Amerika Serikat untuk orang dewasa.
Sumber: USDA FoodData Central

Referensi

  1. Buck, P. A. (1956). "Origin and taxonomy of broccoli". Economic Botany. 10 (3): 250–253. doi:10.1007/bf02899000. S2CID 31365713.
  2. Stephens, James. "Broccoli—Brassica oleracea L. (Italica group)". University of Florida. hlm. 1. Diakses tanggal 14 Mei 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Inayah, I.S. 2007. Mengenal ”Isothiocyanates” dan ”Sulforaphane” Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine.. Pikiran Rakyat, Kamis, 15 Februari 2007.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Broccoli.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan