Selasa, 22 September 2026
04:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Spriggina

Spriggina

Spriggina
Rentang waktu: Ediakara akhir, 555 jtyl
250px-Spriggina_Floundensi_4.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fosil S. floundersi. Skala dalam milimeter
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Famili: Sprigginidae
Genus: Spriggina
Glaessner, 1958[1]
Spesies:
S. floundersi
Nama binomial
Spriggina floundersi
Glaessner, 1958

Spriggina adalah sebuah genus hewan awal, yang mana hubungannya dengan hewan hidup masih belum jelas. Fosil hewan ini diketahui dari akhir periode Ediakara, di tempat yang sekarang menjadi Australia Selatan. Spriggina floundersi menjadi emblem fosil resmi Australua Selatan;[2] fosilnya tidak dapat ditemukan di tempat lainnya.

Organisme ini mencapai panjang 3–5 sentimeter (1,2–2,0 in) dan barangkali merupakan sebuah predator. Bagian bawahnya ditutupi oleh dua lapis lempengan keras yang saling terkait, sementara bagian atasnya hanya tertutup oleh satu lapis. Beberapa segmen lempengan di bagian depannya menyatu, membentuk sebuah "kepala".[butuh rujukan]

250px-Spriggina_floundersi_-_MUSE.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
S. floundersi

Afinitas Spriggina masih belum diketahui; sebelumnya pernah diklasifikasikan sebagai cacing annelida, hewan rangeomorpha mirip ental, sebuah varian Charniodiscus, sejenis proarticulata, seekor arthropoda (barangkali berkerabat dengan trilobita), atau bahkan sebuah filum punah. Kurangnya anggota gerak bersegmen yang diketahui, bersamaan dengan adanya transrefleksi, bukannya segmen simetris, menyarankan bahwa klasifikasi mereka sebagai arthropoda tidak memungkinkan, meski ada kemiripan superfisial.[3]

Genus Spriggina awalnya memiliki tiga spesies berbeda—S. floundersi, S. ovata, dan S. borealis—namun S. ovata sekarang dianggap senagai sinonim junior Marywadea ovata,[4][5] sementara status filogenetik S. borealis masih menjadi subjek perdebatan.[5]

Referensi

  1. Glaessner, Martin F. (1958). "New Fossils from the Base of the Cambrian in South Australia" (PDF). Transactions of the Royal Society of South Australia. 81: 185–188. Templat:BHL page. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 29 September 2007.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "FOSSIL EMBLEM OF THE STATE OF SOUTH AUSTRALIA" (PDF). The South Australian Government Gazette. 2017 (8). Adelaide: Department of the Premier and Cabinet: 509. 16 Februari 2017. Diakses tanggal 6 Juli 2017.
  3. Ivantsov A.Yu. (2001). "Vendian and Other Precambrian "Arthropods"". Paleontological Journal. 35: 335–343.
  4. Glaessner, Martin F. & Wade, Mary (1966). "The Late Precambrian Fossils from Ediacara, South Australia" (PDF). Palaeontology. 9 (4): 599–628. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 22 September 2013.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Fedonkin, Mikhail A.; Gehling, James G.; Grey, Kathleen; Narbonne, Guy M.; Vickers-Rich, Patricia (2007). The Rise of Animals: Evolution and Diversification of the Kingdom Animalia. JHU Press. ISBN 9780801886799.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan