Selasa, 29 September 2026
23:18 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Martin Glaessner

Bagikan:
Martin Fritz Glaessner
Lahir(1906-12-25)25 Desember 1906
Meninggal23 November 1989(1989-11-23) (umur 82)
AlmamaterUniversitas Vienna (1925–1931)
Universitas Melbourne (1946)
Karier ilmiah
BidangGeologi, paleontologi
Tempat kerjaNaturhistorisches Museum, Vienna (1923–1932)
Natural History Museum, London (1930–1931)
Universitas Moscow (1936)
Universitas Adelaide, Australia (1950–1989)
Museum Australia Selatan (1953–1989)

Martin Fritz Glaessner AM (25 Desember 1906 – 23 November 1989) adalah seorang geolog dan paleontolog. Lahir dan dididik di Austria-Hungaria, ia menghabiskan sebagian besar hidupnya bekerja di institusi-institusi kebumian di Austria, Rusia, Australia, serta mempelajari geologi Pasifik Selatan di Papua Nugini dan Australia.[1] Glaessner juga berkarya dalam klasifikasi organisme-organisme pra-Kambrium yang sekarang dikenal sebagai Biota Ediakara, dimana ia mengusulkan mereka sebagai percabangan awal kehidupan modern.

Publikasi besar

  • Crustacea Decapoda (1930)
  • Principles of Micropalaeontology (1945)
  • Field Guide to the Study of Larger Foraminifera
  • Time-stratigraphy and the Miocene Epoch
  • Stratigraphic nomenclature in Australia
  • Three foraminiferal zones in the Tertiary of Australia
  • The Dawn of Animal Life (1984)

Referensi

  1. ↑ Brian McGowran (1994). "Martin Fritz Glaessner 1906-1989". Historical Records of Australian Science. 10 (1): 61–81. doi:10.1071/HR9941010061.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan