Rabu, 23 September 2026
10:23 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis

Sportswashing

Sportswashing adalah praktik seseorang, kelompok, perusahaan atau negara yang memakai olahraga untuk menunjang reputasinya, melalui mentuanrumahi acara olahraga, menjual atau mendukung tim-tim olahraga, atau dengan ikut serta dalam olahraga itu sendiri. Di tingkat negara, sportswashing dipakai untuk menjauhkan perhatian dari catatan hak asasi manusia yang rendah. Sementara di tingkat individual atau perusahaan, sportswashing dipakai untuk menutupi atau menjauhkan perhatian dari skandal, kejahatan atau tindakan seseorang atau perusahaan tersebut. Sportswashing disebut sebagai bentuk dari whitewashing.

Ikhtisar

Di tingkat negara, sportswashing disebut sebagai bagian dari kekuasaan lunak suatu negara.[1][2][3][4] Rusia yang mentuanrumahi Piala Dunia FIFA 2018 dikutip sebagai contohnya, karena reputasi global negara tersebut yang rendah akibat kebijakan luar negerinya dan peristiwa yang berujung pada penghentian diskusi terkait hal tersebut, dan sebagai gantinya berfokus pada bagaimana menyukseskan Piala Dunia dan bagaimana orang Rusia bersahabat.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. "Sportswashing, a new word for an old idea – Sportstar". web.archive.org. 24 April 2020. Diarsipkan dari versi asli pada 2020-04-24. Diakses tanggal 18 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Saudi uses sports 'soft power' as lever of influence". France 24 (dalam bahasa Inggris). 2 Januari 2020. Diakses tanggal 18 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Qatar's soft power sports diplomacy". Middle East Institute (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Limited, Bangkok Post Public Company. "Saudi uses sports 'soft power' as lever of influence". Bangkok Post. Diakses tanggal 18 Februari 2021.{{cite news}}: |last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Sportswashing: a growing threat to sport". upstart (dalam bahasa Australian English). 17 September 2020. Diakses tanggal 18 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan