Kamis, 05 November 2026
07:31 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Sistem pada sebuah chip

Sistem pada sebuah chip

tipe dari sirkuit terintegrasi

Bagikan:
System on a Chip (SoC)
250px-Apple_A4_Chip.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cip Apple A4 (2010), contoh integrasi CPU, GPU, dan pengendali memori dalam satu substrat silikon.
Jenis komponenSirkuit terpadu
PabrikanTSMC, Samsung Foundry, Intel Foundry

Sistem pada sebuah chip (bahasa Inggris:system on a chip, disingkat SoC) atau sistem dalam keping, sistem dalam cip adalah sirkuit terpadu (IC) yang mengintegrasikan seluruh atau sebagian besar komponen komputasi utama dari suatu sistem elektronik ke dalam satu keping (cip) silikon tunggal.[1]

Pada sistem komputer konvensional, komponen seperti unit pemroses sentral (CPU), unit pemroses grafis (GPU), pemroses kecerdasan buatan (NPU), memori, serta pengendali masukan/keluaran dipasang secara terpisah pada papan induk (motherboard). Sebaliknya, arsitektur SoC menyatukan modul-modul fungsional tersebut ke dalam satu cetakan terpadu sehingga menghemat ruang fisik, memangkas konsumsi daya secara drastis, serta meminimalkan latensi komunikasi antarunsur pemrosesan.[2]

Seiring dengan kematangan litografi semikonduktor skala kecil dan akselerasi kecerdasan buatan luring (on-device AI), SoC menjadi standar industri tidak hanya pada peranti seluler (telepon pintar dan komputer tablet), melainkan juga pada jajaran komputer pribadi modern, industri otomotif otonom, hingga simpul komputasi tepi.[3]

Komponen Penyusun

SoC modern menerapkan konsep arsitektur komputasi heterogen dengan memadukan unit pemroses spesifik untuk efisiensi beban kerja:

250px-ARMSoCBlockDiagram.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram blok susunan arsitektur SoC berbasis inti pengendali mikro dan interkoneksi antarmuka.

1. Unit Pemroses Sentral (CPU)

CPU di dalam SoC umumnya terdiri atas konfigurasi multinti dengan kluster berjenjang (seperti arsitektur ARM big.LITTLE), yang membagi beban kerja antara inti performa tinggi (performance cores) untuk tugas berat dan inti hemat energi (efficiency cores) untuk operasi latar belakang.[4]

2. Unit Pemroses Grafis (GPU)

GPU terintegrasi (integrated GPU) bertanggung jawab atas render grafis antarmuka sistem operasi, kalkulasi visual 3D untuk animasi dan permainan video, penyandi/pengawakode video resolusi tinggi (seperti format AV1 dan HEVC), serta akselerasi grafis tingkat lanjut berbasis pelacakan sinar (ray tracing).

3. Unit Pemroses Neural (NPU)

NPU (atau akselerator AI) dirancang secara spesifik untuk memproses perhitungan matriks dan tensor pada jaringan saraf tiruan. Blok ini memungkinkan inferensi model pembelajaran mesin (seperti pengenalan biometrik wajah, pemrosesan bahasa alami, serta model bahasa besar lokal) dieksekusi langsung pada peranti tanpa harus mengunggah data ke peladen awan.

4. Prosesor Sinyal Gambar (ISP)

ISP memproses sinyal mentah (raw) yang diterima dari sensor optik kamera digital. Tugasnya mencakup pengaturan rentang dinamis tinggi (HDR), fokus otomatis, pengenalan rona warna alami, stabilisasi video digital, dan reduksi derau secara waktu-nyata (real-time).

5. Subsistem Memori

Sebagian besar SoC berkinerja tinggi menerapkan Arsitektur Memori Terpadu (Unified Memory Architecture / UMA). Pada konfigurasi UMA, CPU, GPU, dan NPU berbagi ruang memori akses acak (RAM) fisik yang sama tanpa perlu melakukan replikasi data antarkomponen. Kemasan fisik memori (misalnya LPDDR5X) kerap dipasang bertumpuk langsung di atas cetakan SoC melalui teknik Package on package (PoP) guna memangkas jalur perambatan sinyal.

6. Konektivitas dan Modem

SoC untuk perangkat nirkabel mengintegrasikan subsistem komunikasi frekuensi radio dan pita basis (baseband), yang mencakup modem jaringan seluler (5G/LTE), pengendali Wi-Fi, Bluetooth, pita ultralebar (UWB), serta unit penerima satelit navigasi global (GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou).

Komunikasi Antarmodul

Tingginya jumlah komponen dalam satu cetakan menuntut struktur transmisi internal yang andal:

  • Arsitektur Berbasis Bus (Konvensional): Pada masa awal pengembangannya, komunikasi antarblok fungsional mengandalkan jalur bus bersama, seperti spesifikasi ARM AMBA. Jalur ini memiliki keterbatasan latensi dan rentan mengalami hambatan antrean (bottleneck) ketika puluhan inti prosesor berebut akses data secara simultan.[5]
  • Jaringan pada Cip (Network-on-Chip / NoC): Rancangan SoC modern beralih ke topologi NoC, yakni sistem interkoneksi internal yang menerapkan prinsip perutean paket data mirip jaringan telekomunikasi. NoC mengurai kongesti lalu lintas bus, memangkas konsumsi daya transmisi, serta memungkinkan integrasi skala besar hingga puluhan bahkan ratusan unit pemrosesan mandiri.[5]

Bidang Penerapan

Komputasi Seluler dan Peranti Sandang

SoC merupakan komponen pemrosesan inti pada hampir seluruh ponsel cerdas dan jam tangan pintar di dunia. Contoh keluarga SoC seluler utama meliputi:

Komputer Pribadi dan Komputasi Bergerak

Sejak dekade 2020-an, penggunaan arsitektur SoC meluas ke ranah komputer jinjing (laptop) dan komputer meja (desktop) mini guna menggantikan arsitektur papan induk terpisah:

  • Seri Apple Silicon M (M1 hingga M4 beserta varian Pro, Max, dan Ultra), menyatukan CPU, GPU berkinerja tinggi, mesin saraf, dan memori terpadu untuk komputer Macintosh.
  • Qualcomm Snapdragon X Series (seperti X Elite dan X Plus), prosesor komputasi berbasis Arm untuk ekosistem laptop Windows 11 (perangkat kategori Copilot+ PC).
  • Nvidia RTX Spark (diperkenalkan tahun 2026), platform SoC PC kolaborasi Nvidia dan MediaTek yang memadukan CPU kustom 20-inti arsitektur Arm dengan arsitektur GPU Blackwell RTX (6.144 inti CUDA) dan memori terpadu berkecepatan tinggi, difokuskan untuk beban kerja pemrosesan AI lokal, komputasi visual profesional, dan permainan video performa tinggi.[6]
  • Intel Core Ultra dan AMD Ryzen AI, platform prosesor x86 yang mengadopsi integrasi mirip SoC dengan menanamkan GPU terintegrasi tinggi dan unit NPU langsung pada kemasan prosesor.

Industri Otomotif, Robotika, dan Sistem Benam

SoC berdaya komputasi tinggi dimanfaatkan dalam kokpit cerdas kendaraan, telemetri, serta sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) dan kemudi otonom melalui platform seperti Nvidia DRIVE dan Qualcomm Snapdragon Digital Chassis. Sementara itu, varian berdaya rendah menjadi penggerak peranti Internet untuk Segala (IoT) dan papan pengembang mikro seperti Raspberry Pi dan keluarga ESP32.

Perkembangan Lanjutan: Menuju SiP dan Arsitektur Chiplet

Meskipun arsitektur monolitik menawarkan efisiensi sinyal optimal, pembuatan cetakan silikon monolitik berukuran besar menghadapi tantangan biaya litografi dan penurunan tingkat keberhasilan hasil cetak (yield rate). Peningkatan kerapatan transistor pada area sempit juga memicu tantangan disipasi panas (thermal throttling).[7]

Sebagai solusi alternatif, industri semikonduktor mengembangkan dua pendekatan lanjutan:

  • System in a package (SiP): Menggabungkan beberapa keping silikon berbeda fungsi ke dalam satu paket kemasan fisik tertutup.
  • Arsitektur Chiplet: Memecah satu SoC monolitik menjadi beberapa dadu silikon modular mandiri (misalnya memisahkan blok pemroses komputasi dari blok pengontrol masukan/keluaran dan memori), yang kemudian disambungkan kembali di atas substrat interposer berdensitas tinggi dengan standar interkoneksi antarmuka universal seperti UCIe.

Lihat pula

Konsep perangkat keras dan komponen sistem

Pengolahan sinyal dan telekomunikasi

Lini produk dan produsen SoC

Referensi

  1. ↑ Shah, Agam (2017-01-03). "7 dazzling smartphone improvements with Qualcomm's Snapdragon 835 chip". Network World. Diakses tanggal 2026-10-19.
  2. ↑ Nassif, R. (2024). "Review of Modern System-on-Chip Architectures and Power Dissipation Paradigms". Micromachines. 15 (2): 247. doi:10.3390/mi15020247.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. ↑ Pete Bennett (2004-12-02). "The why, where and what of low-power SoC design". EE Times. Diakses tanggal 2026-10-19.
  4. ↑ Furber, Stephen B. (2000). ARM System-on-Chip Architecture. Addison-Wesley. ISBN 0-201-67519-6.
  5. 1 2 Kundu, Santanu; Chattopadhyay, Santanu (2014). Network-on-chip: the Next Generation of System-on-Chip Integration. CRC Press. ISBN 978-1-4665-6527-2.
  6. ↑ "NVIDIA RTX Spark Platform for AI PCs". Nvidia. 2026-05-31. Diakses tanggal 2026-10-19.
  7. ↑ Ogrenci-Memik, Seda (2015). Heat Management in Integrated Circuits. The Institution of Engineering and Technology. ISBN 978-1-84919-935-3.

Bacaan lanjutan

  • Furber, Stephen B. (2000). ARM System-on-Chip Architecture. Boston: Addison-Wesley. ISBN 0-201-67519-6.
  • Kundu, Santanu; Chattopadhyay, Santanu (2014). Network-on-chip: the Next Generation of System-on-Chip Integration. Boca Raton, FL: CRC Press. ISBN 978-1-4665-6527-2.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan