Minggu, 11 Oktober 2026
08:16 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Ski alpen

Ski alpen

Bagikan:
Ski Alpen
250px-Skier-carving-a-turn.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peski Alpen sedang berbelok.
Induk organisasiFederasi Ski Internasional
Nama lainSki turun bukit (downhill skiing)
Pertama dimainkanTahun 1880-an, Pegunungan Alpen
Karakteristik
PeralatanPapan ski, sepatu bot ski, ski binding, tongkat ski, helm ski, kacamata ski, sarung tangan, baju ski.
Keberadaan
Olimpiade1936[1] - sekarang
250px-Base_del_Cerro_Catedral_en_Bariloche._%28Patagonia_Argentina%29_01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Trek ski alpine di Bariloche (Argentina).

Ski Alpen atau ski turun bukit (bahasa Inggris: Alpine skiing atau downhill skiing) adalah olahraga ski menuruni bukit dengan memakai papan ski yang dilengkapi ski binding yang menjepit sepatu bot secara tetap pada bagian tumit dan depan sepatu. Ski Alpen berbeda dari ski Nordik (ski lintas alam, lompat ski, dan ski telemark) yang memakai ski binding hanya untuk menjepit sepatu pada bagian tumit.[2] Olahraga ini dilakukan orang di resor ski yang ada di bukit atau gunung bersalju. Ski lift disediakan sebagai sarana angkutan ke atas bukit. Salju pada bukit ditata, pohon ditebang, longsor salju dikendalikan, dan jalur-jalur ski dibuat untuk dipakai menuruni bukit. Selain itu, penggemar ski Alpen dapat melakukan olahraga ini di alam bebas yang masih belum ditata manusia, di antaranya disebut ski touring, backcountry skiing, atau extreme skiing.

Ski Alpen merupakan perkembangan dari ski Nordik pada akhir abad ke-19. Wisatawan Inggris memopulerkannya di Pegunungan Alpen, Eropa (Engelberg, Davos, dan St. Moritz) yang merupakan pusat-pusat turis di Swiss,[3] sehingga disebut ski Alpen. Ski Alpen kini dilakukan orang di lereng gunung yang cukup turun salju, dan dapat dibangun infrastruktur untuk wisatawan. Olahraga ini kini populer di Eropa, Amerika Utara, Australia, Selandia Baru, Amerika Selatan (Pegunungan Andes), dan Asia Timur.

Kompetisi

Lomba ski Alpen secara garis besar dibagi menjadi balap ski dan ski gaya bebas. Atlet ski Alpen berlomba dalam seri Piala Dunia FIS, Kejuaraan Ski Dunia Alpen FIS, dan Olimpiade Musim Dingin. Induk olahraga ski Alpen adalah Federasi Ski Internasional (FIS) yang bermarkas di Swiss.

Dalam lomba ski Alpen, peski meluncur satu demi satu menuruni lintasan ski sambil melewati gerbang rintangan. Atlet ski yang mencatat waktu tercepat adalah pemenang. Nomor pertandingan ski Alpen:

Nomor ski Alpen dengan lintasan terpanjang dan kecepatan tertinggi. Dalam nomor ini, atlet melakukan belokan yang sulit, melompat, dan melayang. Setiap atlet menuruni lintasan sekali.[4]
Nomor ski Alpen dengan lintasan terpendek dan belokan tercepat. Atlet menuruni lintasan sebanyak dua kali pada dua lintasan yang berbeda pada lereng yang sama. Kedua lintasan dilakukan pada hari yang sama.[4]
Sama seperti slalom, tetapi dengan lebih sedikit belokan, dan tikungan yang lebih lebar dan mulus. Atlet menuruni lintasan sebanyak dua kali pada dua lintasan yang berbeda pada lereng yang sama. Masing-masing dilakukan dalam satu hari (pagi dan siang).[4]
Nomor yang memadukan adu cepat downhill dengan tikungan giant slalom. Lintasan nomor ini lebih pendek dari downhill, tetapi lebih panjang dari giant slalom. Atlet harus membelok dalam kecepatan tinggi, melompat, dan melayang.[4]
  • Combined (kombinasi)
Dalam sehari atlet berlomba dalam satu kali downhill dan dua slalom. Catatan waktu dijumlah, dan atlet dengan total waktu tercepat sebagai pemenang.[4]

Referensi

  1. ↑ "Alpine Skiing Equipment and History". Olympic.org. Diakses tanggal 2010-02-17.
  2. ↑ Whitfield, Madison. "How Do Snow Ski Bindings Work?". eHow. Diakses tanggal 2010-02-17.
  3. ↑ Roschinsky, Johannes (2003). Carving: Fascination on Skis. Meyer & Meyer Verlag. hlm. 16. ISBN 1-8412-6127-0.
  4. 1 2 3 4 5 "Alpine Skiing". FIS. Diakses tanggal 2010-02-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Alpine skiing.


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan