Senin, 19 Oktober 2026
07:13 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Longsor salju

Longsor salju

Bagikan:
330px-Avalanche_on_Everest.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Longsor salju di pegunungan Himalaya.

Longsor salju adalah peristiwa luruhnya material salju di pegunungan. Longsor salju termasuk salah satu ancaman bahaya terbesar di pegunungan terhadap kehidupan dan properti di sekitarnya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya longsor salju, salah satunya adalah berat salju yang terlalu besar.

Longsoran salju dapat disebabkan oleh faktor alami dan pengaruh aktivitas manusia. Longsoran salju ini dapat tercampur dengan udara dan air.

Longsoran yang sangat kuat memiliki kemampuan untuk membawa es, batu, pohon, dan materi-materi lain yang terdapat di lereng gunung. Longsoran itu terdiri dari salju yang mengalir. Longsoran salju berbeda dari longsoran lainnya seperti longsoran tanah, jatuhan batu, longsoran batu, dan runtuhan serac.

Di daerah pegunungan, longsoran dapat membahayakan nyawa dan harta benda. Begitu pula longsoran salju sangat membahayakan karena membawa salju yang begitu besar dan benda-benda lainnya. Apalagi, longsoran salju dapat bergerak dengan begitu cepat dan jarak yang luas.

Klasifikasi

Longsoran diklasifikasikan berdasarkan karakteristik morfologi dan dinilai berpotensi merusak karena massa dari salju yang besar mengalir ke bawah. Beberapa karakteristik morfologi yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, yaitu jenis longsoran salju, sifat kegagalan, permukaan lereng, mekanisme propagasi dari kegagalan, pemicu longsoran salju, sudut kemiringan, arah, dan ketinggian. Selain itu ukuran, massa, dan potensi merusak dari sebuah longsoran salju dinilai pada skala logaritmik yang biasanya terdiri atas 4 sampai 7 kategori, dengan ketepatan definisi dari kategori-kategori tersebut tergantung pada sistem pengamatan atau ramalan wilayah.

Pranala luar

Referensi

  • Billman, John. Mike Elggren on Suviving an Avalanche. Skiing Magazine Feb 2007: 26.
  • McClung, David and Shaerer, Peter: The Avalanche Handbook, The Mountaineers: 1993. ISBN 0-89886-364-3
  • Tremper, Bruce: Staying Alive in Avalanche Terrain, The Mountaineers: 2001. ISBN 0-89886-834-3
  • Munter, Werner: Drei mal drei (3x3) Lawinen. Risikomanagement im Wintersport, Bergverlag Rother 2002. ISBN 3-7633-2060-1 (partial English translation included in PowderGuide: Managing Avalanche Risk ISBN 0-9724827-3-3)
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan