Jumat, 16 Oktober 2026
17:58 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Sjarnoebi Said

Bagikan:

Sjarnoebi Said (18 Januari 1927 – 12 April 2001) merupakan seorang ketua umum PSSI periode 1981–1985. Dia terpilih sebagai Ketua Umum PSSI dalam Kongres PSSI di Jakarta pada 19-21 Desember 1981. Pada masanya, Sjarnoebi pernah memperbolehkan pemain asing berlaga di Indonesia. Hal itu terjadi pada Galatama 1982–1983. Namun, pada masa kepemimpinannya pula, 7 Juni 1983, ia melarang penggunaan pemain asing untuk berlaga di Indonesia.

Ia pembina klub tulen. Klub miliknya, Kramayudha Tiga Berlian, dua kali menjuarai Galatama dan tiga kali Piala liga serta peringkat ketiga Piala Antarklub Asia 1986.

Ia meninggal dunia pada 13 April 2001. Pada tahun 2005, untuk mengabadikan namanya, diselenggarakan Piala Sjarnoebi Said di Palembang. Di turnamen ini PSM Makassar tampil sebagai juara.[1]

Referensi

  1. ↑ "Tentara, Pengusaha, dan Pengurus Sepakbola". Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. 2022-10-17. Diakses tanggal 2022-10-17.


  • Tabloid BOLA no. 2.155 Senin-Rabu 7-9 Februari 2011
Jabatan olahraga
Didahului oleh:
Ali Sadikin
Ketua Umum PSSI
1982 - 1983
Diteruskan oleh:
Kardono


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan