Kamis, 29 Oktober 2026
03:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Saiwa Siddhanta

Saiwa Siddhanta

suatu cabang aliran Hindu Saiwa

Bagikan:
Bagian dari seri
Saiwa
250px-SaivismFlag.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Saiwa Siddhanta (Dewanagari: शैवसिद्धान्त; ,IAST: Śaivasiddhānta,; Tamil: சைவ சித்தாந்தம் Caiva cittāntam)[1][2] adalah suatu cabang ajaran Saiwa yang berasal dari India Selatan dan Sri Lanka, yang menekankan filsafat dualistik bahwa tujuan ideal nan sejati dari suatu makhluk hidup ialah untuk menjadi jiwa yang tercerahkan melalui anugerah Dewa Siwa.[3] Ajarannya terutama berasal dari gita puja Tamil yang ditulis oleh rohaniwan Hindu dari abad ke-5 dan ke-9 Masehi, terhimpun dalam suatu pustaka yang disebut Tirumurai. Meykandadevar (abad ke-13) merupakan filsuf sistematik pertama mengenai ajaran tersebut.[4] Tata upacara, kosmologi, dan teologi Saiwa Siddhanta diambil dari kombinasi antara pustaka Agama dan Weda.[5][6]

Diduga bahwa tradisi ini pernah dipraktikkan di seluruh kawasan India Raya,[7] tetapi penaklukkan oleh Muslim di India Utara membuat kelangsungannya terbatas di selatan[8] dan bergabung dengan gerakan Saiwa Tamil seperti yang terungkap dalam syair bhakti karya para Nayanar,[9] sebagai reaksi awal terhadap filsafat Nastika (tidak mengakui ajaran Weda). Pada masa kini, umat Saiwa Siddhanta banyak terdapat di India Selatan dan Sri Lanka,[9] serta di Indonesia dalam bentuk yang sudah bercampur dengan ajaran Tantrayana (disebut Siwa Siddhanta).[10]

Referensi

  1. ↑ Xavier Irudayaraj,"Saiva Siddanta," in the St. Thomas Christian Encyclopaedia of India, Ed. George Menachery, Vol.III, 2010, pp.10 ff.
  2. ↑ Xavier Irudayaraj, "Self Understanding of Saiva Siddanta Scriptures" in the St. Thomas Christian Encyclopaedia of India, Ed. George Menachery, Vol.III, 2010, pp.14 ff.
  3. ↑ Flood, Gavin. D. 2006. The Tantric Body. P.122
  4. ↑ "Shaiva-siddhanta | Hindu philosophy". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-05.
  5. ↑ Flood, Gavin. D. 2006. The Tantric Body. P.120
  6. ↑ Flood 2005, hlm. 120. sfn error: tanpa target: CITEREFFlood2005 (bantuan)
  7. ↑ Schomerus, Hilko Wiardo (2000). Śaiva Siddhānta: An Indian School of Mystical Thought : Presented as a System and Documented from the Original Tamil Sources (dalam bahasa Inggris) (Edisi Reprint). Delhi: Motilal Banarsidass Publishers. hlm. 5–7. ISBN 978-81-208-1569-8.
  8. ↑ Flood, Gavin. D. 2006. The Tantric Body. P.34
  9. 1 2 Flood, Gavin. D. 1996. An Introduction to Hinduism. P.168
  10. ↑ Suastika, I Made; Puspawat, Luh Putu (November 2023). "The Actualization Of Bairawa –Tantric Values In Indonesia" (PDF). International Journal of Academic Multidisciplinary Research (dalam bahasa Inggris). 7 (11). Bowling Green, Kentucky: 269–276. ISSN 2643-9670. OCLC 1102647543.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan