Rabu, 21 Oktober 2026
17:04 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Siraf

Siraf

Bagikan:
Untuk kota di Iran, lihat Bandar Siraf.
Siraf
سیراف
Kota kuno
Tepi pantai Siraf
Tepi pantai Siraf
Negara Iran
ProvinsiBushehr
ShahrestanKangan
BakhshSentral
Zona waktuUTC+3:30 (IRST (standar))
 • Musim panas (DST)UTC+4:30 (IRDT (wmp))
330px-Indo-Sassanid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalur perdagangan laut pada masa Sassania

Siraf (bahasa Persia:سیراف, juga ditulis Sīraf atau Bandar-e Sīraf (arti "bandar": pelabuhan, dalam bahasa Parsi)[1] adalah sebuah kota kuno di Shahrestan Kangan (daerah tingkat II) di Provinsi Bushehr, di Iran.[2]

Siraf menurut legenda merupakan kota pelabuhan Sassania kuno yang hancur pada sekitar 970 M,[3] yang berada di pantai utara Teluk Persia, yang saat ini termasuk wilayah Provinsi Bushehr di Iran. Reruntuhannya berjarak kira-kira 220 km sebelah timur Bushehr dan 380 km sebelah barat Bandar Abbas, atau 30 km sebelah timur kota Kangan.[4] Siraf mengatur tiga pelabuhan: Bandar-e-Taheri, Bandar-e-Kangan, dan Bandar-e-Dayer.[5] Teluk Persia merupakan jalur pelayaran antara Jazirah Arabia dan India melalui Laut Arab. Perahu-perahu kecil, seperti dhow, juga dapat berlayar jauh dengan cara tetap merapat ke pantai dan menjaga agar daratan selalu terlihat.[6]

Sejarah

David Whitehouse, salah seorang arkeolog pertama yang menggali sisa-sisa peninggalan Siraf menyatakan bahwa perdagangan laut antara Teluk Persia dan negeri-negeri Timur Jauh mulai berkembang di kota pelabuhan ini akibat peningkatan yang tinggi atas perdagangan barang-barang konsumsi dan barang mewah pada saat itu. Hubungan pertama antara suatu tempat yang diperkirakan adalah Siraf dengan Tiongkok terjadi pada tahun 185 M. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu jalur perdagangan bergeser ke Laut Merah dan Siraf terlupakan.[7] Siraf sebagai sebuah pelabuhan didirikan kembali pada abad ke-9, dan menjalankan perannya hingga abad ke-15 sebelum akhirnya kondisinya menurun dengan cepat.

Pentingnya dampak sejarah Siraf atas perdagangan kuno baru-baru saja disadari. Penemuan dalam ekskavasi arkeologi antara lain adalah gading gajah dari Afrika timur, kepingan batu dari India, dan lapis lazuli dari Afghanistan. Peninggalan Siraf tersebut berasal dari era Parthia.[8]

David Whitehouse juga menemukan bukti bahwa mesjid tertua di Siraf berasal dari abad ke-9, dan terdapat reruntuhan Parthia dan Sassania tidak seberapa jauh dari kota tersebut. Ia menemukan reruntuhan sebuah mesjid besar yang dikelilingi oleh beberapa mesjid yang lebih kecil.[9] Terdapat peninggalan rumah-rumah mewah dari para pedagang yang sangat makmur, yang membangun kekayaan mereka melalui kesuksesan pelabuhan itu.[10] Siraf melayani berbagai pedagang internasional, misalnya dari India Selatan yang saat itu berada di bawah kekuasaan Dinasti Chalukya Barat, yang mana mereka dijamu oleh para pedagang lokal ketika tiba di sana dalam kunjungan perdagangan mereka. Salah satu tanda pentingnya para pedagang India bagi Siraf adalah adanya catatan yang tentang piring-piring makan yang dikhususkan bagi mereka saja.[11] Terdapat bukti sejarah perdagangan laut Sassania dengan Teluk Cambay yang saat ini termasuk Provinsi Gujarat, India,[12] berupa ditemukannya pecahan keramik merah mengkilap India (umumnya dibuat di Gujarat pada sekitar abad ke-5 dan ke-6) di situs-situs pingir pantai dan pantai utara Teluk Persia, terutama di Siraf.[13]

Banyak penemuan (keseluruhannya lebih dari 16.000 buah) yang diekskavasi di Siraf oleh Whitehouse dan timnya antara tahun 1960-an dan 1970-an saat ini disimpan di British Museum in London.[14]

Siraf saat ini masih belum tercatat dalam daftar situs warisan budaya nasional Iran.[15]

Referensi

  1. ↑ Siraf dapat ditemukan di GEOnet Names Server, di pranala ini, dengan membuka kotak Advanced Search, memasukkan "-3086632" di formulir "Unique Feature Id", dan mengklik "Search Database".
  2. ↑ "Sensus Republik Islam Iran, 1385 (2006)". Republik Islam Iran. Diarsipkan dari asli (Excel) tanggal 2011-11-11.
  3. ↑ Boulnois, Luce (2005). Silk Road: Monks, Warriors & Merchants. Hong Kong: Odyssey Books. hlm. 68. ISBN 962-217-721-2.
  4. ↑ "Siraf". sirafcongress. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-10. Diakses tanggal 2006-12-11.
  5. ↑ "Ancient Cities and Archaeological Hills, Bushehr". Diakses tanggal 2007-07-31.
  6. ↑ "The Seas of Sindbad". Diakses tanggal 2006-12-11.
  7. ↑ "Siraf, a Legendary Ancient Port". Cultural Heritage News Agency. Diakses tanggal 2006-12-11.
  8. ↑ "Foreign Experts Talk of Siraf History". Cultural Heritage News Agency.
  9. ↑ "Siraf". archnet.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2003-06-10. Diakses tanggal 2007-01-21.
  10. ↑ "Siraf, a Legendary Ancient Port". Iranian News. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2007-01-21.
  11. ↑ Sastri (1955), p302
  12. ↑ Pia Brancaccio (2010). The caves at Aurangabad : Buddhist art in transformation. Leiden: Brill. hlm. 165. ISBN 978-90-04-18525-8. Diakses tanggal 14 Februari 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "GUJARAT (Skt. Gurjaṛ), a province of India on its northwestern coastline". iranicaonline.org. Diakses tanggal 14 Februari 2015. Maritime contacts between Gujarat and the Persian Gulf region reach back to the period of Indus Valley civilization (ca. 2500-1500 B.C.E.), with the site of the port of Lothal at the head of the Gulf of Cambay, as well as other excavations in Gujarat, revealing the extent of Gujarat's earliest commercial contacts with the west (Rao, pp. 39-78, 114-26; Dani and Masson, pp. 312-18).{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ British Museum Collection
  15. ↑ "World Famous Archaeologists Attend Siraf Conference". Cultural Heritage News Agency. Diakses tanggal 2006-12-11.

Bacaan lanjutan

  • Nilakanta Sastri, K.A. (1955). A History of South India, OUP, New Delhi (Reprinted 2002) ISBN 0-19-560686-8.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan