Sabtu, 31 Oktober 2026
01:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Muhammad Iqbal

Muhammad Iqbal

Ilmuwan Muslim di bidang filsafat, politik, sastra, dan tasawuf

Bagikan:
"Iqbal" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Iqbal (disambiguasi) dan Muhammad Iqbal (disambiguasi).
Sir Muhammad Iqbal
محمد اقبال
Potret Muhammad Iqbal pada tahun 1931
Iqbal pada tahun 1931
Lahir(1877-11-09)9 November 1877
Meninggal21 April 1938(1938-04-21) (umur 60)
Lahore, Punjab, India Britania
(kini Punjab, Pakistan)
Tempat peristirahatan terakhir
Mazar-e-Iqbal, Lahore
Pekerjaan
  • Filsuf
  • penulis
  • politisi
Jabatan Anggota Dewan Legislatif Punjab (1927–1930)
Pasangan menikah
Karim Bibi
​
​
(m. 1893,pisah)​

Sardar Begum
​
​
(m. 1910;meninggal 1935)​

Mukhtar Begum
​
​
(m. 1914;meninggal 1924)​
Anak6
Pendidikan
Alma mater
TesisThe Development of Metaphysics in Persia (1908)
Fritz Hommel
Filsafat
EraIndia Kolonial
WilayahPunjab
InstitusiJamia Millia Islamia (salah satu pendiri)
Bahasa
Minat utama
Karya terkenal
Bang-e-Dara, Tarana-e-Milli, The Secrets of the Self, The Secrets of Selflessness, Message from the East, Persian Psalms, Javid Nama, Sare Jahan se Accha
Gagasan terkenal
Pidato Allahabad (1930)
Tanda tangan
250px-Iqbal_signature.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sir Muhammad Iqbal[a] (9 November 1877 –21 April 1938) adalah seorang filsuf dan penyair Islam. Puisi-puisinya dalam bahasa Urdu dianggap sebagai salah satu puisi terhebat di abad ke-20, dan visinya tentang cita-cita budaya dan politik bagi umat Muslim di India Britania secara luas dianggap telah mendorong munculnya Gerakan Pakistan.

Ia sering disebut Allama (bahasa Persia:علامه, ("terpelajar")) dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemikir Muslim dan filsuf agama Islam paling penting dan berpengaruh di abad ke-20.

Iqbal lahir dan dibesarkan di Sialkot, Punjab, India Britania dan belajar di Scotch Mission College in Sialkot dan Government College di Lahore. Dia mengajar bahasa Arab di Oriental College, Lahore, dari tahun 1899 hingga 1903, selama masa itu ia menulis dengan sangat produktif. Puisi-puisi Urdu-nya yang terkenal dari periode ini adalah "Parinde Ki Faryad" ("A Bird's Prayer"), perenungan awal tentang hak-hak hewan, dan "Tarana-e-Hindi" ("Anthem of the Indians"), puisi patriotik—keduanya diciptakan untuk anak-anak. Pada tahun 1905, ia meninggalkan India untuk melanjutkan pendidikan di Eropa, pertama di Inggris dan kemudian di Jerman. Di Inggris, ia memperoleh gelar BA kedua di Trinity College, Cambridge, dan kemudian memenuhi syarat sebagai pengacara di Lincoln's Inn. Di Jerman, ia memperoleh gelar PhD dalam bidang filsafat di University of Munich, dengan tesisnya yang berfokus pada "The Development of Metaphysics in Persia" pada tahun 1908. Sekembalinya ke Lahore pada tahun 1908, Iqbal membuka praktik hukum tetapi fokus utamanya adalah menghasilkan karya ilmiah tentang politik, ekonomi, sejarah, filsafat, dan agama. Dia paling terkenal karena komposisi puisinya, termasuk "Asrar-e-Khudi," "Rumuz-e-Bekhudi," dan "Bang-e-Dara." Karya sastranya dalam bahasa Persia membuatnya mendapat pengakuan di Iran.

Seorang pendukung setia kebangkitan politik dan spiritual dunia Muslim, khususnya Muslim di anak benua India, Rangkaian ceramah yang disampaikan Iqbal mengenai hal ini diterbitkan sebagai The Reconstruction of Religious Thought in Islam pada tahun 1930. Ia terpilih menjadi anggota Dewan Legislatif Punjab pada tahun 1927 dan memegang beberapa posisi di Liga Muslim Seluruh India. Dalam Pidato Allahabad yang disampaikan pada pertemuan tahunan Liga pada tahun 1930, ia merumuskan kerangka politik untuk wilayah-wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim yang mencakup wilayah barat laut India, memacu Liga untuk menerapkan teori dua negara.

Pada bulan Agustus 1947, sembilan tahun setelah kematian Iqbal, pembagian India membuka jalan bagi pembentukan Pakistan, negara Islam yang baru merdeka di mana Iqbal dihormati sebagai penyair nasional. Ia juga dikenal di masyarakat Pakistan sebagai Hakim ul-Ummat (terj. har. 'Orang Bijak dari Ummah') dan sebagai Mufakkir-e-Pakistan (terj. har. 'Pemikir Pakistan'). Hari ulang tahunnya (Youm-e Weladat-e Muḥammad Iqbal), 9 November, diperingati sebagai hari libur umum di Pakistan.

Baca juga

Referensi


Flag of PakistanBiography icon

Artikel bertopik biografi Pakistan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi filsuf ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ bahasa Urdu: محمد اقبال
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan