Rabu, 14 Oktober 2026
08:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Sintasan yang paling layak

Sintasan yang paling layak

Bagikan:
250px-Spencer1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Herbert Spencer menciptakan frasa "sintasan yang paling layak".

"Sintasan yang paling layak"[1] (bahasa Inggris:Survival of the fittest, "keberlangsungan hidup makhluk yang paling fit") adalah sebuah frasa dalam teori evolusi untuk menyebut mekanisme seleksi alam. Frasa tersebut kini lebih sering digunakan dalam konteks lain, yaitu bahwa individu yang "cocok" (fit) lebih mungkin selamat menghadapi ujian daripada individu yang "tidak cocok" (tidak fit). Dalam konteks ini, "fit" berarti "yang paling mudah beradaptasi dengan lingkungan masa kini," berbeda dengan arti 'fit' dan 'tidak fit' zaman sekarang.[butuh rujukan] Pemikiran ini tidak terkait dengan konsep kecocokan dalam biologi (yang artinya kesuksesan reproduksi) yang telah mengubah pandangan masyarakat mengenai makna frasa tersebut. Menurut Darwin, frasa ini lebih baik didefinisikan sebagai "keberlangsungan (sintasan) suatu bentuk makhluk hidup yang akan meninggalkan sebanyak mungkin tiruan dirinya pada generasi selanjutnya."

Herbert Spencer pertama kali menggunakan frasa ini – setelah membaca On the Origin of the Species karya Charles Darwin – dalam bukunya, Principles of Biology (1864). Di sana ia memaparkan perbedaan antara teori ekonominya dengan teori biologi Darwin, "Sintasan yang paling layak, yang akan saya jelaskan secara mekanis di sini, adalah konsep yang Darwin sebut sebagai 'seleksi alam' yang berarti pelestarian ras terpilih dalam perjuangan bertahan hidup."[2]

Darwin pertama kali memakai frasa "sintasan yang paling layak" ciptaan Spencer dan "seleksi alam" dalam edisi kelima On the Origin of Species terbitan tahun 1869.[3][4], walaupun hanya secara metafora, dan tidak dimaksudkan sebagai deskripsi ilmiah, karena tidak hanya yang paling fit yang dapat bertahan hidup untuk bereproduksi, melainkan semua organisme yang cukup fit untuk tidak mati muda, sehingga ahli-ahli biologi terkemudian mengusulkan frasa yang lebih tepat adalah "keberlangsungan hidup makhluk yang cukup fit").[5] Komentator lain berpendapat bahwa Darwin mengartikan frasa tersebut sebagai sebagai "[makhluk yang] rancangannya lebih pas untuk lingkungan setempat".[6][7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Glosarium Pusba[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Letter 5140 – Wallace, A. R. to Darwin, C. R., 2 July 1866". Darwin Correspondence Project. Diakses tanggal 12 Januari 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
    "Letter 5145 – Darwin, C. R. to Wallace, A. R., 5 July (1866)". Darwin Correspondence Project. Diakses tanggal 12 Januari 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
    ^ "Herbert Spencer in his Principles of Biology of 1864, vol. 1, p. 444, wrote: 'This survival of the fittest, which I have here sought to express in mechanical terms, is that which Mr. Darwin has called "natural selection", or the preservation of favoured races in the struggle for life.'" Maurice E. Stucke, Better Competition Advocacy, diakses tanggal 29 Agustus 2007{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link), citing HERBERT SPENCER, THE PRINCIPLES OF BIOLOGY 444 (Univ. Press of the Pac. 2002.)
  3. ↑ Freeman, R. B. (1977), "On the Origin of Species", The Works of Charles Darwin: An Annotated Bibliographical Handlist (Edisi 2nd), Cannon House, Folkestone, Kent, England: Wm Dawson & Sons Ltd
  4. ↑ "This preservation of favourable variations, and the destruction of injurious variations, I call Natural Selection, or the Survival of the Fittest." – Darwin, Charles (1869), On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life (Edisi 5th), London: John Murray, hlm. 91–92, diakses tanggal 22 Februari 2009{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Alasdair Wilkins, How an agnostic, libertarian hypochondriac invented "survival of the fittest", 2/01/11, diakses tanggal 17 September 2015
  6. ↑ "Stephen Jay Gould, Darwin's Untimely Burial", 1976; from Philosophy of Biology:An Anthology, Alex Rosenberg, Robert Arp ed., John Wiley & Sons, May 2009, pp. 99–102.
  7. ↑ "Evolutionary biologists customarily employ the metaphor 'survival of the fittest,' which has a precise meaning in the context of mathematical population genetics, as a shorthand expression when describing evolutionary processes." Chew, Matthew K.; Laubichler, Manfred D. (4 Juli 2003), "PERCEPTIONS OF SCIENCE: Natural Enemies — Metaphor or Misconception?", Science, 301 (5629): 52–53, doi:10.1126/science.1085274, PMID 12846231, diakses tanggal 20 Maret 2008{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Asal-usul

Tautologi

Moralitas

Kropotkin: Mutual Aid

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan