Selasa, 06 Oktober 2026
06:50 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Kebebasan berpikir

Kebebasan berpikir

Bagikan:
 
Hak asasi manusia
Logo hak asasi manusia
Logo hak asasi manusia
Kategorisasi
Instrumen utama
Instrumen regional
Hari Hak Asasi Manusia

Kebebasan berpikir (disebut juga kebebasan hati nurani) adalah kebebasan seseorang untuk memiliki atau mempertimbangkan suatu sudut pandang atau pemikiran yang terlepas dari sudut pandang orang lain. Konsep ini berbeda dengan konsep kebebasan berbicara atau berekspresi.[1] Kebebasan berpikir merupakan hal yang mutlak yang tidak terbantahkan terdapat pada artikel yang pernah diterbitkan oleh media Indonesia. Disana dituliskan bahwa kebebasan berpikir akan menghasilkan buah - buah fikiran yang menjadi acuan dalam bertindak untuk mengekpresikan gagasan. Kebebasan berpikir memiliki aturan sendiri dengan mengedepankan hukum logika. Kebebasan dalam berpikir tidak merugikan kepentingan umum sepanjang itu berhenti pada buah pikiran semata dan tidak pada buah perbuatan.

Bacaan tambahan

  • D.V. Coornhert, Synod on the Freedom of Conscience: A Thorough Examination during the Gathering Held in the Year 1582 in the City of Freetown English translation
  • Richard Joseph Cooke, Freedom of thought in religious teaching (1913)
  • Eugene J. Cooper, "Man's Basic Freedom and Freedom of Conscience in the Bible: Reflections on 1 Corinthians 8-10", Irish Theological Quarterly Dec 1975
  • George Botterill and Peter Carruthers, 'The Philosophy of Psychology', Cambridge University Press (1999), p3
  • The Hon. Sir John Laws, 'The Limitations of Human Rights', [1998] P. L. Summer, Sweet & Maxwell and Contributors, p260
  • Voltaire (1954). "Liberté de penser". Dictionnaire philosophique. Classiques Garnier (dalam bahasa French). Paris: Éditions Garnier. hlm. 277–281.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Referensi

  1. ↑ developer, mediaindonesia com (2019-02-04). "Tentang Kebebasan Berpikir". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2021-11-05.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan