Sabtu, 31 Oktober 2026
06:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Siklon Yasi

Siklon Yasi

Bagikan:
Siklon Yasi
Siklon tropis parah 5 (skala Aus.)
Siklon tropis kategori 4 (SSHWS)
330px-Cyclone_Yasi_2_February_2011_approaching_Queensland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar satelit dari Siklon Yasi pada 2 Februari dekat intensitas puncak
Terbentuk pada26 Januari 2011
Mereda pada3 Februari 2011
Kecepatan angin
maksimal
10 menit:
215 km/jam
1 menit:
250 km/jam
Gust: 295 km/jam
Tekanan minimal922 hPa (mbar)
Korban jiwa1 hilang
Kerusakan3.5 miliar (USD 2011)
Area terdampakKepulauan Solomon, Vanuatu, Papua Nugini, Queensland
Bagian dari Pasifik Selatan 2010–11 dan daerah Australia 2010-11
250px-Yasi_2011_track.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalur siklon

Siklon Yasi ([ˈjɑːsiː]) adalah sebuah siklon tropis yang mendarat di bagian utara Queensland, Australia. Mulanya siklon ini merupakan siklon kategori 3 pada 31 Januari 2011.[1] Pada 1 Februari siklon ini menguat menjadi siklon kategori 4, dan akhirnya pada 2 Februari, siklon ini menguat menjadi sebuah siklon kategori 5.[2]

Referensi

  1. ↑ "Qld prepares for 'most savage' cyclone". The Sydney Morning Herald. Fairfax Media. Australian Associated Press. 31 Januari 2011. Diakses tanggal 1 Februari 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Tropical Cyclone Advice No. 9". Bureau of Meteorology. Australian Government. 1 Februari 2011. Diakses tanggal 1 Februari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cyclone Yasi (2011).
Ikon rintisan

Artikel bertopik bencana ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan