Senin, 28 September 2026
06:59 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Sikatan cacing

Sikatan cacing

spesies burung

Sikatan cacing
250px-Cyornis_banyumas_262301144.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. banyumas
Nama binomial
Cyornis banyumas
Artikel takson sembarang

Sikatan cacing (Cyornis banyumas) adalah spesies burung yang tersebar di beberapa negara di Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Deskripsi

Sikatan cacing berukuran 15 cm. Bagian atas burung berwarna biru terang/biru tua. Kening, bahu, dan juga sayap berwarna biru pucat yang terang. Kekang, daerah sekitar mata berwarna hitam. Dagu, tenggorokan, dan dada berwarna kuning jingga. Warna putih melintang di perut. Bulu penutup ekor hingga bagian tengah erut berwarna putih. Panggul berwarna jingga.[2][3]

Sikatan cacing yang dikenal secara umum oleh orang-orang terutama pecinta burung adalah sikatan cacing bakau dan sikata cacing gunung. Di Indonesia sikatan cacing lebih di kenal dengan nama tledekan. Burung ini sempat menjadi primadona burung kicau pada era 90-an bersama burung decu, tetapi pamornya makin redup seiring berjalannya waktu dan makin langkanya pasokan burung tersebut dari alam liar.

Pada umumnya tledekan gunung mempunyai badan yang lebih besar daripada tledekan bakau. Perbedaan antara jantan dan betina ketika dewasa mudah untuk dibedakan. Burung jantan berwarna kepala sampai ekor biru seperti metalik dan mempunyai warna orange terang dari leher sampai setengah dada dan ada yang warna orangenya sampai mendekati dubur.

Secara umum burung ini tersebar di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Indonesia, tetapi memiliki ciri khas masing-masing di setiap daerah, seperti sikatan cacing di daerah Banyumas berbeda dengan sikatan carcing di daerah lain. Di habitatnya burung ini sudah makin langka dan terancam punah akibat diperjualbelikan oleh manusia.

Referensi

  1. ↑ "Cyornis banyumas". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 Juli 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Kurniawan, M.B.; Pratama, Bayu (2010). Mengenal Hewan & Tumbuhan Asli Indonesia. Jakarta: Cikal Aksara. hlm. 13. ISBN 602-8526-17-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Jerdon, T.C. (1862). The Birds of India. Vol. 1. Kalkuta: Military Orphan Press. hlm. 466–467.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cyornis banyumas.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Cyornis banyumas.


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan