Senin, 19 Oktober 2026
20:03 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Zygmunt II August

Zygmunt II August

Raja Polandia dan Haryapatih Lituania

Bagikan:
Zygmunt II August
250px-Cranach_the_Younger_Sigismund_II_Augustus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret oleh Lucas Cranach, 1553
Raja Polandia
Adipati Agung Lituania
Berkuasa1 April 1548 –7 Juli 1572
Penobatan20 Februari 1530
PendahuluZygmunt I yang Tua
PenerusHenri III (pada 1573)
Lahir1 Agustus 1520
Kraków, Polandia
Meninggal7 Juli 1572(1572-07-07) (umur 51)
Knyszyn, Polandia
Pemakaman10 Februari 1574
Katedral Wawel, Kraków, Polandia
AyahZygmunt I yang Tua
IbuBona Sforza
Pasangan
Elisabeth dari Austria
​
​
(m. 1543;meninggal 1545)​
Barbara Radziwiłł
​
​
(m. 1547;meninggal 1551)​
Katharina dari Austria
​
​
(m. 1553;meninggal 1572)​
WangsaJagiellon
AgamaKatolik Roma
Tanda tanganZygmunt II August

Zygmunt II August (bahasa Polandia:Zygmunt II August, bahasa Lituania:Žygimantas Augustas; 1 Agustus 1520 – 7 Juli 1572) adalah Raja Polandia dan Adipati Agung Lituania, putra Zygmunt I yang Tua. Ia memerintah sejak tahun 1548. Zygmunt II August adalah penguasa pertama Persemakmuran Polandia-Lituania dan raja laki-laki terakhir dari wangsa Jagiellon.

Zygmunt adalah putra satu-satunya pasangan Bona Sforza dan Zygmunt I Stary. Sejak kecil, ia dididik dan dipersiapkan untuk menjadi penerus takhta. Pada tahun 1529, ia dinobatkan sebagai vivente rege saat ayahnya masih hidup. Zygmunt August melanjutkan kebijakan toleransi terhadap warga minoritas dan memelihara hubungan damai dengan negara-negara tetangganya, kecuali Perang Tujuh Tahun Utara yang bertujuan untuk mengamankan perdagangan di Laut Baltik. Di masa pemerintahannya, kebudayaan Polandia berkembang pesat; beliau adalah seorang kolektor permadani dari Negara-negara Dataran Rendah dan mengoleksi memorabilia militer serta pedang, baju zirah, dan perhiasan. Masa pemerintahan Zygmunt August secara luas dianggap sebagai puncak Zaman Keemasan Polandia; ia mendirikan angkatan laut Polandia pertama dan layanan pos pertama di Polandia, yang sekarang dikenal sebagai Poczta Polska. Pada tahun 1569, ia mengawasi penandatanganan Persatuan Lublin antara Polandia dan Keharyapatihan Lituania, yang kemudian membentuk Persemakmuran Polandia-Lituania dan memperkenalkan monarki elektif.

Zygmunt August menikah tiga kali; istri pertamanya, Elisabeth dari Austria, meninggal pada tahun 1545 pada usia delapan belas tahun. Dia kemudian terlibat dalam beberapa hubungan dengan gundik, yang paling terkenal adalah Barbara Radziwiłł, yang menjadi istri keduanya dan Ratu Polandia meski tidak disetujui oleh ibunya. Pernikahan itu dianggap memalukan dan ditentang keras oleh istana dan kalangan bangsawan. Barbara meninggal lima bulan setelah penobatannya, mungkin karena kesehatannya yang buruk, tetapi, beredar rumor kalau ia mati diracun. Zygmunt akhirnya menikah dengan Katharina dari Austria, tetapi tetap tidak memiliki anak seumur hidupnya.

Zygmunt August adalah anggota laki-laki terakhir wangsa Jagiellon. Setelah kematian saudarinya Anna pada tahun 1596, dinasti Jagiellon resmi berakhir.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sigismund II Augustus of Poland.
Zygmunt II August
Lahir: 1 Agustus 1520 Meninggal: 7 Juli 1572
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Zygmunt I yang Tua
Raja Polandia
1530–1572
bersama dengan Zygmunt I yang Tua (1530–1548)
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Henri III
Adipati Agung Lituania
1529–1572
bersama dengan Zygmunt I yang Tua (1529–1548)
Wangsa Piast
Masa
fragmentasi

Wangsa Přemyslid
Wangsa Piast dipulihkan
Wangsa Kapetia Anjou
Wangsa Jagiellon
Monarki pilihan
  • Huruf miring menandakan monarki dari historisitas yang dipertanyakan atau sepenuhnya legendaris.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan