Senin, 19 Oktober 2026
05:14 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Sicut Judaeis

Bagikan:

Sicut Judaeis (Latin: "Sebagai Yahudi") adalah sebuah bulla kepausan yang memberikan posisi resmi kepausan terhadap perlakuan Yahudi. Bulla pertama dengan nama tersebut dikeluarkan pada sekitar tahun 1120 oleh Kalistus II dan dijadikan piagam kepausan dari perlindungan terhadap orang-orang Yahudi. Bulla tersebut ternodai oleh serangan terhadap Yahudi pada Perang Salib Pertama, di mana lima ribu Yahudi dijagal di Eropa. Dengan ancaman ekskomunikasi, bulla tersebut melarang umat Kristen untuk memaksa Yahudi berpindah agama, mencelakai mereka, mengambil harta benda mereka, mengganggung perayaan mereka, dan campur tangan terhadap pemakaman mereka.

Setelah serangan-serangan lanjutan, bulla tersebut dirombak oleh banyak Paus yang meliputi Aleksander III, Selestinus III (1191-1198), Innosensius III (1199), Honorius III (1216), Gregorius IX (1235), Innosensius IV (1246), Aleksander IV (1255), Urbanus IV (1262), Gregorius X (1272 & 1274), Nikolas III, Martinus IV (1281), Honorius IV (1285-1287), Nikolas IV (1288-92), Klemens VI (1348), Urbanus V (1365), Bonifasius IX (1389), Martinus V (1422), dan Nikolas V (1447).[1][2]

Referensi

  1. ↑ Deutsch, Gotthard; Jacobs, Joseph (1906). "The Popes" in The Jewish Encyclopedia, KTAV Publishing, New York. Accessed 12 July 2013.
  2. ↑ Simonsohn, Shlomo (1988). The Apostolic See and the Jews, Documents: 492-1404. Pontifical Institute of Mediaeval Studies, pp. 68, 143, 211, 242, 245-246, 249, 254, 260, 265, 396, 430, 507.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan